Perwira asal Sleman, Jogja ini punya banyak prestasi gemilang, salah satunya sering memenangi kejuaraan tembak reaksi. Prestasinya itu didapatkan bermula dari hobi yang terus dia asah, sehingga membuahkan prestasi-prestasi yang gemilang.
“Karena hobi, terus coba ikut lomba-lomba membuahkan kemenangan, seperti kejuaraan tembak marinir di Surabaya, di Jogja, di Nganjuk, Kejuaraan Kopasus, brimob, dan lain-lain, sampai lupa apa saja,” jelasnya sembari menunjukkan piala-piala yang tersusun di meja dalam ruanganya itu.
Kasatlantas yang sebelumnya menjabat di Polres Tulungagung itu menyebut bahwa hobinya itu awalnya juga tidak muncul dari dirinya. Dia mulai giat lakukan latihan tembak menembak itu karena diajak oleh rekannya. Dari situ, karena sering berlatih, menumbuhkan kecintaannya terhadap olah raga tembak menembak.
“Dengan latihan tembak membuat diri jadi lebih fresh, bisa buat menghilangkan jenuh. Karena hobi itu kan dilakukan karena bikin bahagia, kalau gak dilakukan bikin sedih,” jelas perwira yang telah mengabdikan dirinya sejak 2013.
Dengan berlatih tembak, menurut laki-laki kelahiran 1990 itu juga bisa belajar banyak hal di dalamnya. Mulai dari melatih kedisiplinan juga melatih tanggung jawab terhadap diri sendiri atau orang lain.
“Bisa melatih diri agar tidak gampang menyalahkan orang lain, karena dengan menembak kan yang ngelakuin diri sendiri, jadi kalau ada apa-apa harus tanggung jawab sendiri,” jelasnya.
“Walau di lantas jarang menggunakan tembak, tapi harus bisa banyak hal. Karena memang di kepolisian itu bisa belajar banyak hal,” pungkas perwira yang mendapatkan sertifikasi menembak sejak 2018.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah