Jadi Waketum Digital dan Teknologi PBNU, Gus Ipang Wahid: NU Harus Hadir di Era Hyper Digital

Syaikhu Aliya Rahman • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 06:13 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, JP Radar Kediri — Ipang Wahid resmi ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Digital Native, Teknologi, Budaya, dan Komunikasi pada  Rabu (30/9/2026). 

Pasca pengumuman susunan pengurus, Gus Ipang menegaskan NU harus hadir di era hyper digital, era ketika hampir seluruh aspek hidup generasi baru berlangsung di ruang digital.

"Ini amanah dari Rais Aam dan Ketua Umum. Agenda besarnya adalah membangun relevansi, membawa kekuatan NU masuk ke ekosistem tempat generasi baru hidup," ujar Gus Ipang di Gedung PBNU Kramat Raya Jakarta.

Menurutnya, zaman berubah bukan hanya pada teknologinya. "Gaya hidup, kebiasaan, cara orang belajar, bekerja, mencari informasi, bahkan cara mereka mendengar nasihat juga berubah. NU harus memahami perubahan itu agar kekuatan pesantren, ulama, dan jamaah semakin terasa manfaatnya," katanya.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Imbau Masarakat Kibar Bendera Setengah Tiang pada 1 Oktober 2026, Ada Apa?

Gus Ipang menilai dakwah harus sampai kepada orang yang dituju. Karena itu, NU perlu memahami bahasa, persoalan, dan ruang digital tempat masyarakat kini berkumpul, dengan melibatkan kiai, gus, ning, ustaz muda, kreator, dan figur yang memang didengar publik.

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

"Tujuannya sederhana, bagaimana agar kebaikan tersebar dengan cara yang baik, kepada lebih banyak orang, dan lebih luas jangkauannya," ujarnya.

Menutup keterangannya, Gus Ipang menyampaikan bahwa seluruh gagasan akan dimatangkan bersama jajaran pengurus PBNU. "Kalau zaman berubah, manfaat NU juga harus terus menemukan jalan baru untuk sampai kepada masyarakat," ujarnya.

Editor : Shinta Nurma Ababil
Nahdatul Ulama (NU) pbnu nu