Jaring Tenaga Kerja Potensial, Dinkop UMTK Kota Kediri Bekali Puluhan Pencari Kerja Lewat Counseling Career 2026 KEDIRI 

Syaikhu Aliya Rahman • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26 WIB

 

Foto: Syaikhu Aliya Rahman
Foto: Syaikhu Aliya Rahman

KEDIRI, JP Radar Kediri - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) terus berkomitmen menekan angka pengangguran sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal. Salah satu langkah strategis konkrit yang dilakukan adalah dengan menggelar hari pertama program Counseling Career 2026, Kamis (30/7) kemarin.

Acara yang berlangsung di Aula Local Education Center (LEC), Kecamatan Mojoroto ini mengusung program Penyuluhan Bimbingan Jabatan serta Penawaran Rekrutmen dan Kerja Secara Langsung. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan pembekalan taktis bagi para pencari kerja di Kota Kediri agar siap menghadapi dinamisnya dunia industri.

Baca Juga: Ribuan Warga Berburu Lowongan Job Fair di Graha SMKN 1 Kota Kediri, Ada Yang Rela Bawa 8 Surat Lamaran, Ini Alasannya!

Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri, Eko Lukmono Hadi, S.Sos., M.M., mengungkapkan counseling career ini merupakan kelanjutan dari program strategis yang telah diinisiasi sebelumnya. "Rangkaian konseling karir ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang sudah kita awali di kegiatan job fair kemarin. Ini merupakan upaya Pemerintah Kota Kediri untuk meningkatkan dan menjaring warga Kota Kediri yang ingin memperoleh kesempatan kerja," ujarnya saat ditemui di lokasi acara.

Eko memaparkan, dalam momentum Hari Jadi Kota Kediri ini, Dinkop UMTK fokus memberikan edukasi dari hulu ke hilir. Tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan korporasi, melainkan mendidik mental, kompetensi, dan kesiapan adaptasi.

"Di sini kita mendidik atau memberikan pemahaman kepada calon tenaga kerja dan pencari kerja bagaimana beradaptasi di lingkungan baru jika diterima. Kita juga memberikan pembelajaran terkait dengan bagaimana menghadapi HRD, menyusun curriculum vitae (CV), membuat surat lamaran yang baik, termasuk juga attitude dalam berinteraksi di dunia kerja," imbuh Eko.

Foto: Syaikhu Aliya Rahman
Foto: Syaikhu Aliya Rahman

Antusiasme masyarakat Kota Kediri terhadap program ini tergolong luar biasa. Berdasarkan laporan dari Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Ketua Kadin Kota Kediri, Novianti Handayani, tercatat ada 360 orang yang mendaftar sejak dibuka pada 13 hingga 21 Juli 2026 lalu. Namun, setelah melewati verifikasi administrasi yang ketat terkait syarat domisili dan syarat administrasi lain, tersaring 330 orang yang lolos berkas.

"Melalui registrasi ulang seleksi akhir yang disesuaikan dengan kuota, terpilihlah 50 peserta terbaik yang berhak mengikuti pelatihan intensif selama dua hari ini, dari tanggal 30 hingga 31 Juli 2026," jelas Novianti Handayani yang juga menjabat sebagai Direktur CV Gomber Sukses Abadi selaku penyelenggara kegiatan. 

Guna menjamin mutu kelulusan, penyelenggara menggandeng Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) Kota Kediri serta menghadirkan lima instruktur profesional bersertifikasi BNSP Metodologi Pelatihan Level 4. Sejumlah narasumber kompeten dari kalangan akademisi turut dihadirkan, seperti Dr. Ema Nurzainul H., M.M. dan Dr. Subagyo, M.M. dari PPS UNP. Dari dunia industri, hadir Direktur PT Bala Adity Pakuaty Bahtiar Widhi Utama serta Ketua FBKK Kota Kediri Agus Gunarto, S.T., M.M.
Peluang kerja nyata pun langsung menanti di lokasi. 

Dinkop UMTK bersama penyelenggara sukses menggandeng 12 perusahaan mitra industri, termasuk sektor pelayaran. Pihak pelaksana juga mengimbau agar para peserta, terutama para fresh graduate, tidak terlalu memilih-milih lokasi kerja di awal karier demi membangun pengalaman, etos kerja, dan jejaring profesional yang berharga.

Melihat kesiapan peserta, Eko Lukmono Hadi menargetkan tingkat kelulusan yang tinggi dalam rekrutmen langsung ini. "Seandainya dari 50 peserta ini bisa berkomunikasi dengan baik dengan perusahaan yang sudah kita gandeng, harapan kami minimal separuh (50 persen) dari peserta bisa langsung diterima bekerja. Jika program ini dipandang memberikan nilai positif yang signifikan, ke depan akan kami jadikan sebagai agenda tahunan Kota Kediri," pungkas Eko optimistis.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
calon pekerja pekerja bimbingan Dinkop UMTK Kota Kediri