Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tinjau SPPG Preneur Prokids di Malang, KSP Dudung Takjub Burger Singkong 

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB
KUNJUNGAN: Wali Kota Malang Dr Ir Wahyu Hidayat (kedua dari kiri) saat mendampingi KSP Dudung Abdurachman di SPPG Preneur YPAI. (Foto: Dok. YPAI Malang)
KUNJUNGAN: Wali Kota Malang Dr Ir Wahyu Hidayat (kedua dari kiri) saat mendampingi KSP Dudung Abdurachman di SPPG Preneur YPAI. (Foto: Dok. YPAI Malang)

MALANG, JP Radar Kediri — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman meninjau langsung operasional dapur SPPG Preneur milik Yayasan Prokids Anak Indonesia (YPAI) di Sawojajar, Kota Malang, Jumat pagi (12/6). 

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan standar kualitas, higienitas, dan nilai gizi demi menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden Prabowo Subianto.

Kunjungan tersebut menempatkan Kota Malang sebagai salah satu daerah dengan infrastruktur pendukung gizi anak terbaik. Di SPPG milik YPAI tersebut, Dudung memberikan apresiasi tinggi terhadap operasional dapur yang menerapkan protokol kesehatan sangat ketat dan membatasi akses, demi menjaga kesterilan makanan.

Baca Juga: Tugu Tirta Kota Malang Siaga Lebaran, Pastikan Layanan Prima dan Terus Ukir Prestasi

“Saya datang ke sini untuk melihat sejauh mana dapur yang menurut banyak laporan memiliki tingkat higienitas sangat baik. Setelah saya melihat langsung, mulai dari proses masuk yang ketat, tenaga masak, alat, hingga penyajian, semuanya betul-betul menggunakan APD sesuai standar kesehatan,” kata Dudung kepada awak media.

Tidak hanya mengandalkan kebersihan, dapur di SPPG milik YPAI itu juga mengusung sistem berbasis teknologi canggih. “Di tempat ini, manajemen memantau pergerakan karyawan, alur belanja, hingga memastikan memasak secara real-time melalui aplikasi digital,” kata H. Arie Aripin, founder YPAI. Bahkan, dapur ini dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ramah lingkungan.

Satu inovasi yang secara khusus mencuri perhatian Dudung adalah pemanfaatan mycoprotein. Dapur tersebut menyajikan menu burger yang patty-nya tidak terbuat dari daging, melainkan dari singkong yang difermentasi menggunakan jamur, hasil produksi PT Protein Pangan Nusantara (PPN).

Baca Juga: Borong 1.139 Prestasi Setahun,  Ini Rahasia Mutu MAN 2 Kota Malang

“Menunya disesuaikan dengan keinginan penerima manfaat melalui sistem digital. Menariknya, mereka menyiapkan burger dari singkong atau mycoprotein. Rasanya enak, memiliki protein dan gizi yang justru lebih tinggi dari burger pada umumnya,” ungkap mantan KSAD tersebut.

Melihat keunggulan pengelolaan hulu ke hilir yang diklaim sebagai anti-keracunan pangan ini, Dudung berencana membawa hasil tinjauannya tersebut ke Jakarta. Dia akan berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjadikan dapur SPPG Preneur YPAI sebagai salah satu pilot project percontohan tingkat nasional.

Kolaborasi Riset dengan Universitas Brawijaya

Pada hari yang sama,  dilangsungkan penandatanganan kerja sama strategis antara Universitas Brawijaya (UB) dengan PT PPN. Momen bersejarah yang dilangsungkan di kampus UB ini disaksikan langsung oleh KSP Dudung usai dia berdialog dengan para mahasiswa.

Dokumen kerja sama ditandatangani langsung oleh Rektor UB, Prof. Dr. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., bersama tim manajemen PT PPN.

SINERGI: Founder YPAI Arie Aripin (kedua dari kiri) dan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., (kedua dari kanan) saat penandatanganan kerja sama riset di kampus UB. (Foto: Dok. YPAI Malang)
SINERGI: Founder YPAI Arie Aripin (kedua dari kiri) dan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., (kedua dari kanan) saat penandatanganan kerja sama riset di kampus UB. (Foto: Dok. YPAI Malang)

Perwakilan manajemen sekaligus founder PT PPN, H. Arie Aripin, menegaskan bahwa UB memiliki kapasitas riset, laboratorium, dan tenaga ahli mumpuni untuk menyempurnakan teknologi pangan mycoprotein. Kolaborasi ini diyakini akan menjadi tonggak kemandirian sumber protein alternatif di Indonesia.

“Melalui kerja sama ini, kami siap mengembangkan sumber protein alternatif selain daging konvensional untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat Indonesia di masa mendatang dari sektor hulu hingga hilir,” jelas Arie.

Rangkaian kegiatan di Malang ini sejalan dengan visi besar pemerintah pusat. Seperti yang ditegaskan oleh Dudung di akhir kunjungannya, program makan bergizi bukan sebatas soal menuntaskan rasa lapar.

“Langkah ini sejalan dengan pesan mendalam Bapak Presiden. Pemberian makan kepada anak-anak harus betul-betul memiliki nilai gizi tinggi yang berpengaruh pada pertumbuhan otak. Ini investasi jangka panjang agar 20-30 tahun ke depan lahir generasi cerdas menuju Indonesia Emas,” pungkas Dudung.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#SPPG Preneur #Yayasan Prokids Anak Indonesia #sppg malang #dapur SPPG