Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Start Giling 2026, PG Pesantren Baru Bidik Produksi 63,5 Ribu Ton Gula 

Syaikhu Aliya Rahman • Minggu, 31 Mei 2026 | 16:26 WIB
Foto: Dok. PG Pesantren Baru
Foto: Dok. PG Pesantren Baru

KEDIRI, Radar Kediri – Musim giling tebu di Kota Kediri resmi dimulai. Ditandai pada momen weton Minggu Legi dini hari (24/5) sekitar pukul 01.45 WIB, Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kota Kediri resmi melaksanakan start giling untuk musim produksi tahun 2026.

Mengawali momentum krusial bagi industri manis ini, jajaran manajemen, karyawan, tokoh masyarakat, hingga mitra petani tebu berkumpul di Masjid PG Pesantren Baru untuk menggelar doa bersama. Prosesi berlangsung khidmat dengan balutan optimisme tinggi untuk menyukseskan swasembada gula.

Start giling perdana pabrik gula yang berlokasi di Kecamatan Pesantren ini disaksikan langsung oleh Regional Head Regional 2, Wayan Mei Purwono. Turut hadir pula jajaran manajemen dari lingkungan pabrik gula sewilayah Jawa Timur 1. Di antaranya dari manajemen PG Ngadiredjo, PG Meritjan, PG Lestari, dan PG Modjopanggoong.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Kick Off Bongkar Ratoon Massal di Kebun TR PG Ngadiredjo Kediri, Makin Siap Genjot Swasembada Gula Nasional

General Manager PG Pesantren Baru, Sugondo, menyampaikan rasa syukur mendalam atas dimulainya operasional pabrik pada tahun ini. Ia berharap seluruh rantai proses produksi berjalan tanpa kendala berarti demi target yang optimal.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim dan puji syukur kepada Allah SWT, PG Pesantren Baru mengawali musim giling 2026 ini," ujar Sugondo.

Targetkan Rendemen 7,26 Persen

Menghadapi musim giling 2026, PG Pesantren Baru memasang target yang cukup tinggi. Pabrik gula di bawah naungan BUMN ini menargetkan total tebu digiling mencapai 873.299,6 ton. Sementara untuk tingkat rendemen (kandungan gula dalam tebu) dibidik menyentuh angka 7,26 persen.
Dari perhitungan performa tersebut, PG Pesantren Baru diproyeksikan mampu mengerek produksi gula kristal putih hingga sebesar 63.597,32 ton atau berkisar 63,5 ribu ton pada akhir musim nanti.

Foto: Dok. PG Pesantren Baru
Foto: Dok. PG Pesantren Baru

Sugondo menambahkan, kelancaran proses giling yang akan berjalan selama beberapa bulan ke depan ini sangat bergantung pada pasokan bahan baku. Baik yang bersumber dari lahan kebun milik perusahaan (HGU) maupun tebu rakyat milik petani mitra.

Untuk meminimalisasi kendala teknis di tengah jalan, seluruh persiapan perawatan mesin dan kesiapan operasional fasilitas produksi sejatinya sudah digenjot sejak jauh-jauh hari sebelum start giling dimulai.

Baca Juga: Kidung Doa dari 10 Gereja Iringi Kesiapan Giling PG Pesantren Baru

"Kami optimistis target ini bisa tercapai melalui pelayanan terbaik dan semangat kebersamaan bersama para petani tebu, serta dukungan penuh dari masyarakat sekitar dan seluruh stakeholder," tegas Sugondo.

Apresiasi senada juga datang dari Regional Head Regional 2, Wayan Mei Purwono. Dirinya memuji kesiapan teknis maupun mental yang ditunjukkan oleh tim PG Pesantren Baru dalam menyongsong musim giling tahun ini. 

Menurut Wayan, modal semangat dan sinergi yang kuat merupakan kunci utama untuk mendongkrak grafik kinerja produksi agar lebih moncer dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#PG Pesantren Baru #Musim Giling #produksi gula