JP Radar Kediri - Sosok Kartini masa kini tidak hanya bicara tentang kemandirian finansial, tetapi juga keberanian dalam bersuara dan mendapatkan perlindungan. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Dinar Anggry Andina. Di balik kesuksesannya menggerakkan ekonomi melalui Hikmahmart dan KWT Hikmahtani, dia menyimpan kepedulian mendalam terhadap isu kekerasan yang kerap menimpa kaum perempuan.
Bersama sang suami, Mahendra Adi Bintoni, S.H., yang menjabat sebagai ketua, Dinar mendirikan LBH Progresif Nusantara. Lembaga bantuan hukum ini menjadi oase bagi perempuan di Kediri dan sekitarnya, khususnya mereka yang terjerat kasus kekerasan maupun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Dinar menegaskan, LBH Progresif Nusantara berkomitmen penuh memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma bagi perempuan yang mengalami trauma akibat kekerasan. Satu hal yang menjadi prioritas utama adalah jaminan kerahasiaan data korban. "Banyak korban yang takut melapor karena merasa tidak aman atau malu. Kami memastikan seluruh data dan identitas mereka terjamin aman di LBH Progresif Nusantara," tegas Dinar.
Baca Juga: Kartini Masa Kini: Dinar Anggry Andina, Misi Besar Perempuan sebagai Tulang Punggung Ekonomi Kediri
Lebih jauh, upaya advokasi ini dilakukan untuk memutus rantai viktimisasi. Baik viktimisasi primer dari pelaku maupun viktimisasi sekunder yang sering terjadi dalam proses peradilan.
Dinar menjelaskan, perlindungan yang diberikan mencakup aspek fisik, psikologis, hingga prosedural. Langkah ini sejalan dengan amanat UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.
Dalam praktiknya, LBH Progresif Nusantara juga bersinergi dengan lembaga berwenang seperti Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta aparat penegak hukum untuk memastikan korban mendapatkan keadilan tanpa harus merasa terancam kembali.
Baca Juga: Kartini Masa Kini: Yekti Murih Wiyati, Perempuan Mandiri Tanpa Abai Keluarga
Bagi Dinar, ekonomi dan hukum adalah dua pilar yang tidak bisa dipisahkan dalam memberdayakan perempuan. Jika pelatihan bulanan gratis di KWT dan Hikmahmart adalah upaya menguatkan ekonomi keluarga, maka LBH Progresif Nusantara adalah upaya menguatkan posisi perempuan di mata hukum.
"Perempuan harus berdaya secara ekonomi agar memiliki kemandirian, namun mereka juga harus melek hukum dan terlindungi agar tidak ada lagi yang berani merendahkan martabat mereka," tegasnya.
Editor : Anwar Bahar Basalamah