Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tekan Gejolak Harga Jelang Lebaran, PG Ngadiredjo Gelar Pasar Murah di Sejumlah Titik

Syaikhu Aliya Rahman • Jumat, 6 Maret 2026 | 13:57 WIB

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri – Menyikapi isu kenaikan harga gula pada bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) melalui PG Ngadiredjo bergerak cepat dalam menjaga stabilitas harga pangan. Salah satunya dengan menggelar rangkaian Pasar Murah di wilayah Kabupaten Kediri, Jumat (6/3).

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses gula pasir murah di bawah pasar. Serta mengintervensi harga bahan pokok khususnya gula di pasaran agar tetap stabil.

General Manager (GM) PG Ngadiredjo, Wayan Mei Purwono mengungkapkan, kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari PT SGN untuk membantu masyarakat menghadapi isu kenaikan harga kebutuhan pokok. Saat ini, harga gula di pasaran telah menyentuh angka Rp 16.500 hingga Rp 17.000 per kilogram.

"Dalam pasar murah ini, kami menjual gula hanya Rp 15.000 per kilogram. Tujuannya jelas, untuk meringankan beban masyarakat karena kita tahu konsumsi gula pasti meningkat tajam saat puasa hingga Lebaran nanti," ujar Wayan saat meninjau pelaksanaan pasar murah di Desa Jambean.

Pelaksanaan pasar murah ini tidak dilakukan sendiri. PG Ngadiredjo bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri serta melibatkan jajaran pemerintah desa setempat.

Setidaknya ada empat titik utama yang menjadi sasaran distribusi pada hari jumat. Yakni Desa Jambean, Desa Tales, Desa Seketi dan satu titik dibKawasan Posoarang yang bekerja sama dengan dinas terkait.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa beserta perangkatnya yang telah memfasilitasi tempat," tambah Wayan.

PG Ngadiredjo menyiapkan stok sekitar 500 kilogram gula di setiap titik lokasi. Masyarakat pun tampak antusias mengantre sejak pagi. Namun, panitia menerapkan aturan maksimal pembelian sebanyak 5 kilogram per orang. Pembatasan ini dilakukan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak warga. “Ini adalah bentuk dukungan konkret kami terhadap program pemerintah dalam menekan inflasi daerah," jelasnya.

Kegiatan yang sudah berlangsung selama sepekan terakhir tersebut merupakan respons cepat atas permintaan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan guna mengintervensi harga pasar yang mulai merangkak naik.

Di sela kegiatan, Wayan juga menyampaikan bahwa PG Ngadiredjo akan segera memulai musim giling tahun 2026 pada bulan Mei mendatang.
"Kami mohon doa restunya dari seluruh masyarakat agar proses giling tahun ini berjalan lancar dan sukses. Semoga keberadaan PG Ngadiredjo terus memberikan manfaat nyata bagi ekonomi warga Kediri," pungkasnya optimis.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pasar murah #gula #pg ngadirejo