JP Radar Kediri - Reputasit RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) tak pernah surut di mata masyarakat.
Rumah sakit terakreditasi JCI itu terus membuktikan diri sebagai pioner layanan kesehatan. Bahkan, RSCM masuk peringkat ke-36 dunia sebagai rumah sakit terbaik.
Inovasi demi inovasi terus dilakukan oleh RSCM demi menjaga kredibilitas dan pelayanan. Direktur Utama RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo Dr dr Supriyanto SpB FINACS MKes mengatakan, setelah dilantik dan menjabat dua tahun lalu, dia banyak mengamati sekaligus meneliti perihal layanan rumah sakit.
Lantas berhenti pada satu kesimpulan, bahwa konsep terbaik yang bisa diterapkan adalah Hospital Without Walls.
Dijelaskan dr Supri dalam sidang promosi doktoral di Unair pada Jumat (23/1) lalu, konsep Hospital Without Walls menekankan pelayanan kesehatan yang inklusif, tanpa penolakan pasien, dengan prinsip low cost, high quality, dan social responsibility.
Dalam praktiknya, masyarakat tetap dilayani meskipun memiliki keterbatasan finansial.
Prinsip-prinsip Hospital Without Walls tersebut yang mulai diterapkan di RSCM.
’’Keberhasilan layanan klinis tidak dapat dilepaskan dari tata kelola korporasi rumah sakit yang sehat. Good clinical governance hanya dapat terwujud jika ditopang good corporate governance yang adil, transparan, dan efisien,” ungkap dr Supri.
Satu hal terpenting lainnya untuk kemajuan RSCM adalah penerapan kepemimpinan transformasional. Pemimpin bertindak sebagai agen perubahan, mengubah visi menjadi aksi, meningkatkan potensi individu, serta menanamkan komitmen tinggi melalui misi bersama.
’’Gaya kepemimpinan transformasional ini menjadi faktor kunci keberhasilan kemajuan rumah sakit terutama dalam penerapan Hospital Without Walls. Kepemimpinan ini berperan sebagai enabler kolaborasi lintas organisasi serta peningkatan mutu layanan klinis. Dampaknya, akses pelayanan meningkat, biaya menjadi lebih efisien, tanpa mengorbankan kualitas pelayanan,” ungkap dr Supri.
RSCM terus bertumbuh bersama lebih dari 600 dokter spesialis dan subspesialis serta seluruh staf medis. Mereka memberikan pelayanan terbaik secara totalitas. ’’Lakukan dengan maksimal dan sepenuhnya. Atau tidak sama sekali,” pungkas dr Supri.
Pusat Transplantasi Organ dan Jaringan
RSCM merupakan pusat unggulan nasional untuk layanan transplantasi organ dan jaringan, terutama ginjal, hati, dan kulit dengan standarisasi internasional. Didukung oleh tim multidisiplin dan teknologi terkini RSCM sukses menangani ratusan transplantasi donor hidup termasuk pasien anak, dewasa, dan kasus komorbid.
Pelayanan tersebut dipusatkan di Gedung Kanigara. Gedung yang diresmikan pada 2023 itu merupakan kolaborasi dari kementerian kesehatan, kementerian keuangan, kementerian PUPR serta kementerian BUMN untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang paripurna kepada masyarakat.
Beberapa layanan unggulan dan prioritas antara lain layanan transplantation center yang dapat memfasilitasi ginjal, hati, kulit, dan kornea. Ada pula Advanced Diabetes Center (ADC) untuk melayani pasien diabetes, uronefro, dan gastro hepato. ADC RSCM juga sebagai pusat pengampu untuk diabetes mellitus. Selain itu, RSCM memiliki layanan bedah terpadu dan layanan intensive care unit (ICU).
Fetal therapy juga menjadi salah satu layanan unggulan di RSCM. Fetal therapy merupakan perawatan yang diberikan pada janin ketika masih di dalam kandungan untuk meningkatkan kesehatan bayi sebelum kelahiran. Terapi tersebut dilakukan dengan dua jenis pendekatan, yaitu non-invasive (tanpa pembedahan) dan minimal invasive (pembedahan minimal).
Satu hal terpenting di atas seluruh layanan terbaru dan tercanggih, RSCM selalu percaya bahwa patient experience adalah hal paling krusial. Rangkaian interaksi pasien dengan sistem layanan kesehatan, komunikasi dengan staf, kenyamanan lingkungan, hingga tindak lanjut pengobatan menjadi bagian penting yang akan selalu diutamakan.
RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM)
Jl Diponegoro No 07 Senen, Jakarta Pusat
Call Center : 1500135
IG : @rscm.official
Website : www.rscm.co.id
QUOTES
Direktur Utama RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo
Dr dr Supriyanto SpB FINACS MKes
’’Keberhasilan layanan klinis tidak dapat dilepaskan dari tata kelola korporasi rumah sakit yang sehat. Good clinical governance hanya dapat terwujud jika ditopang good corporate governance yang adil, transparan, dan efisien.’’