KEDIRI, JP Radar Kediri – Sinergi antara media dan pelaku industri di Kediri Raya terus diperkuat. Kemarin (18/2), jajaran pimpinan Jawa Pos Radar Kediri melakukan kunjungan resmi ke kantor Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi yang telah terjalin lama.
Kunjungan Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad didampingi General Manager (GM) Chafid Suyuti. Kedatangan manajemen media maistream terbesar di Kediri Raya ini disambut langsung oleh GM PG Ngadiredjo, Wayan Mei Purwono, di ruang tamu utama kantor setempat.
Menariknya, pertemuan tersebut tidak hanya melibatkan internal PG Ngadiredjo. Suasana diskusi menjadi lebih gayeng dan berkesan dengan kehadiran GM PG Pesantren Baru, Sugondo. Berkumpulnya para nakhoda pabrik gula di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) ini menunjukkan soliditas industri gula di wilayah Kediri.
"Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran manajemen PG Ngadiredjo dan PG Pesantren Baru. Ini adalah silaturahmi untuk memperkuat komunikasi yang selama ini sudah berjalan sangat baik," ujar Direktur Jawa Pos Radar Kediri, Kurniawan Muhammad.
Pria yang akrab disapa Mas Kum ini menambahkan, peran media bukan sekadar pemberitaan, melainkan juga sebagai mitra strategis dalam mendukung kemajuan industri lokal. Terlebih, keberadaan pabrik gula seperti Ngadiredjo dan Pesantren Baru memiliki dampak ekonomi (multiplier effect) yang besar bagi masyarakat Kediri, mulai dari serapan tenaga kerja hingga pemberdayaan petani tebu.
Sementara itu, GM PG Ngadiredjo Wayan Mei Purwono mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan jajaran Radar Kediri. Menurutnya, dukungan media sangat krusial dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan industri gula nasional, khususnya dalam upaya mencapai swasembada gula.
"Kehadiran rekan-rekan Radar Kediri sangat berarti bagi kami. Apalagi hari ini istimewa karena Pak Sugondo dari PG Pesantren Baru juga bisa bergabung. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut, terutama dalam mengedukasi masyarakat terkait dinamika industri gula," tutur Wayan.
Senada dengan Wayan, GM PG Pesantren Baru Sugondo juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi. Menurutnya, sinergi antara PG dan media massa dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif di Kediri.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut ditutup dengan diskusi santai mengenai prospek musim giling mendatang serta berbagai inovasi yang tengah disiapkan oleh pihak pabrik gula untuk meningkatkan produktivitas.
Editor : Anwar Bahar Basalamah