KEDIRI, JP Radar Kediri - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang dihasilkan dan diimplementasikan sepanjang tahun 2025. Beragam terobosan baru ini berhasil meningkatkan kualitas pelayanan public sekaligus memperluas akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah dan humanis.
Berbagai inovasi unggulan yang dihadirkan oleh Kantor Imigrasi Kediri bukan hanya solusi dalam mengatasi permasalahan jangka pendek tetapi juga menciptakan sistem layanan yang modern, cepat dan efisien.
Kepala Kantor Imigrasi Kediri, Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra mengatakan, sejumlah inovasi baru merupakan komitmen nyata dari Kantor Imigrasi Kediri guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Setiap pembaharuan ini bukan hanya dari sisi teknologi tetapi juga dari segi kami melayani masyarakat dengan pelayanan yang lebih ramah, humanis dan cepat.
“Beberapa inovasi baru yang dihadirkan oleh Kantor Imigrasi Kediri dalam bidang inovasi teknologi, salah satunya BUTADI (Buku Tamu Digital), inovasi untuk mempermudah masyarakat yang memiliki kepentingan di Kantor Imigrasi Kediri,” kata Antonius.
Inovasi ini dikembangkan untuk mempermudah masyarakat yang berkepentingan dengan pegawai Kantor Imigrasi Kediri, dengan inovasi ini kunjungan masyarakat terdata secara otomatis dan langsung bertemu dengan pegawai yang berkepentingan. Masyarakat diberi kepastian bahwa urusannya dipermudah dan memudahkan pemantauan kunjungan sehingga segi keamanan dan kenyaman terjamin.
Inovasi teknologi lainnya adalah SPONTAN (Surat Pernyataan Otomatis dan Nyaman) berupa pencetakan surat pernyataan dalam permohonan paspor sesuai dengan data yang diinput pemohon melalui aplikasi M-Paspor sehingga masyarakat pemohon paspor itu perlu mengisi formular secara manual.
Selain inovasi teknologi untuk peningkatan pelayanan publik juga dihadirkan inovasi teknologi untuk urusan internal, yaitu DARING (Digitalisasi Arsip Keuangan) yaitu aplikasi untuk mempercepat dan akurasi data dalam penyajian data arsip keuangan. Selain inovasi teknologi, Kantor Imigrasi Kediri juga menghadirkan inovasi dalam bidang pelayanan publik.
Inovasi terbaru adalah SAKTI (Sajian Kanggo Tamu Imigrasi) yaitu inovasi yang dirancang untuk memberikan kenyaman bagi pemohon di Kantor Imigrasi berupa pemberian makanan ringan dan minuman yang disajikan secara gratis selama menunggu proses pembuatan paspor ataupun layanan keimigrasian lainnya.
Inovasi pelayanan publik lainnya adalah MERCYPAS (Emergency Passport) yaitu pelayanan pembuatan paspor bagi pemohon yang tidak bisa hadiri langsung ke Kantor Imigrasi Kediri dengan alasan kesehatan dan membutuhkan paspor dalam waktu cepat dengan tujuan melanjutkan pengobatan di luar negeri dan inovasi melayani individu.
Dengan hadirnya inovasi-inovasi baru diatas, semakin melengkapi inovasi sebelumnya yang dimiliki Kantor Imigrasi Kediri seperti Inovasi Drive Thru atau “Lantatur” (Layanan Tanpa Turun) yang mempermudah pemohon dalam proses pengambilan paspor dan inovasi WhatsApp Gateway yang bertujuan memberitahu pemohon sudah dapat melakukan pengambilan paspor di Kantor Imigrasi Kediri.
“Beberapa inovasi dari Kantor Imigrasi Kediri sudah kami hadirkan dan tidak menutup kemungkinan akan hadirnya inovasi-inovasi baru di tahun mendatang. Karena bagi saya, inovasi adalah tentang mengubah tantangan menjadi peluang untuk bertumbuh menjadi lebih baik,” ucap Antonius.
Editor : Anwar Bahar Basalamah