KEDIRI, JP Radar Kediri – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri sukses menggelar penyerahan penghargaan Lomba Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat SMP se-Kota Kediri. Acara yang diadakan di Hotel Merdeka pada Kamis (11/12/2025) ini mengukuhkan SMPN 4 Kota Kediri sebagai juara pertama, berhak mewakili Kota Kediri di tingkat Jawa Timur.
Sebelum seremoni penghargaan, kegiatan diawali dengan workshop penguatan pengelolaan SSK untuk meningkatkan kapasitas sekolah-sekolah yang terlibat. Total ada 10 sekolah, terdiri dari 9 SMP Negeri dan 1 MTs Negeri yang berpartisipasi dalam lomba ini.
Menurut Kepala DP3AP2KB Kota Kediri dr. Muhammad Fajri Mubasysyir, proses seleksi telah berlangsung ketat sejak Oktober 2025. Itu mencakup upload dokumen SSK, verifikasi dokumen, hingga penilaian lapangan khusus bagi tiga nominator terbaik, yaitu SMPN 1, SMPN 4, dan SMPN 6 Kota Kediri.
Setelah melalui penilaian yang komprehensif, DP3AP2KB mengumumkan hasilnya. Yakni, SMPN 4 Kota Kediri berhasil meraih Juara 1, diikuti oleh SMPN 1 Kota Kediri sebagai Juara 2, dan SMPN 6 Kota Kediri sebagai Juara 3. Fajri mengungkapkan optimisme tinggi terhadap pemenang. Apalagi pemenang lomba SSK ini akan mewakili Kota Kediri di tingkat Jawa Timur yang akan digelar tahun depan. “Harapannya, perwakilan Kota Kediri bisa melaju dan menjadi juara nasional," ujar Fajri.
Fajri menambahkan, ini adalah kali pertama DP3AP2KB Kota Kediri mengadakan lomba SSK setingkat SMP. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan animo dan semangat sekolah dalam mengembangkan SSK secara optimal, sehingga ke depan dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Program SSK merupakan inisiatif dari Kemendukbangga/BKKBN yang berfungsi sebagai jembatan penting antara pendidikan formal dan kesadaran akan isu-isu kependudukan, keluarga berencana, serta pembangunan keluarga.
"Kegiatan ini menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam menyiapkan Sekolah Siaga Kependudukan menjadi agen perubahan (agent of change) dalam upaya menyambut Generasi Emas 2045," tutupnya.
Editor : Anwar Bahar Basalamah