KEDIRI, JP Radar Kediri – Minyak goreng menjadi komoditas paling diburu pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri bersama pemkab, Jumat (5/12). Sejak lapak dibuka, 15 karton minyak langsung ludes diserbu pembeli.
Disusul beras SPHP yang menjadi barang paling cepat laku. Antusiasme masyarakat ini tak lepas dari naiknya harga beberapa bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Baca Juga: Prospek Bitcoin Halving 2028 untuk Pasar Indonesia
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Iwan Nuzuardhi mengungkapkan, kegiatan pasar murah tersebut merupakan bagian dari pengawasan pangan yang telah menjadi instruksi pusat. Menjelang akhir tahun, beberapa kebutuhan pokok bergerak naik.
"Awal mulanya kita itu kan memang ada intruksi dari pusat untuk melakukan pengawasan pangan. Jadi dalam hal ini juga ada posko kami, posko ketahanan pangan. Selain mengawasi juga gelar pasar murah. Hal itu kita kolaborasi dengan pemerintah daerah karena apalagi menjelang Nataru ini ya. Ada beberapa bahan pokok yang mengalami peningkatan," jelasnya.
Pada kegiatan pasar murah kali ini, stok makanan yang disiapkan cukup beragam. Seperti beras SPHP disediakan hampir 2 ton, minyak goreng 25 karton, gula pasir sekitar 3 kuintal, telur 50 kilogram, bawang merah 20 kilogram, cabai UMKM 5 kilogram, serta berbagai produk UMKM binaan dinas.
Menurut Iwan, dalam kegiatan itu, minyak goreng, terutama merk Minyakita menjadi komoditas yang paling laris. “Yang paling laris tadi 15 karton sudah habis. Minyak kita, kemungkinan besar minyak dan beras ini akan cepat lakunya. Semoga saja yang lain juga laku,” ujar Iwan.
Warga yang datang terlihat senang bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan, salah satunya Tutik dari Gogorante. “Ini tadi beli minyak, harganya murah,” ucapnya. Ia mengaku terbantu dengan harga yang lebih terjangkau. “Ya, senang toh, wong kenek dienggo kebutuhan sehari-hari kan rodok murah harganya. Nanti kan sisa kan buat beli lain kan. Umpama dari luar harganya segini dari sini kan sik. Wong wedok iku ya mesti golek sing murah,” imbuhnya.
GPM diselenggarakan berlangsung di beberapa titik hingga akhir Desember sebagai upaya pemerintah daerah menstabilkan harga sekaligus mendorong ketersediaan pangan tetap terjaga menjelang libur akhir tahun.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian