KEDIRI, JP Radar Kediri – Dua nasabah beruntung mendapatkan hadiah dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Kediri. Hadiah tabungan Simpeda itu didapatkan oleh Sukarji dan Tekad Pratono pada Jumat (10/10). Hadiah tabungan diserahkan langsung pemimpin Bank Jatim Cabang Kediri Slamet Masduki.
Penyerahan hadiah diberikan di kantor Bank Jatim Cabang Kediri. Sukarji, asal Desa Bakalan, Kecamatan Grogol mendapatkan hadiah tabungan sebesar Rp 100 juta. Sedangkan Tekad Pratono, asal Desa Wonorejo, Kecamatan Wates mendapatkan Rp 50 juta.
Mereka mengaku bersyukur, berterima kasih dan tidak menyangka mendapatkan hadiah dari Bank Jatim Cabang Kediri. Sukarji akan menabung kembali uang hadiah tabungan Simpeda. Dia percaya dengan menabung di Bank Jatim uangnya aman dan mendapatkan kesempatan banyak hadiah.
“Uangnya saya tabung kembali. Karena Bank Jatim ini layanan baik dan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun, red),” ucap Sukarji. Hal ini senada dengan Tekad Pratono. Dia menyambut senang dan bangga dengan Bank Jatim. Tekad berharap hadiah tersebut dapat menjadi berkah. Uang hadiahnya pun ditabung kembali agar bermanfaat.
Sementara itu, Slamet Masduki mengucapkan selamat kepada dua nasabah setia dan beruntung tersebut. Slamet, sapaanya, mengatakan hadiah undian tabungan Simpeda ini diundi setiap satu tahun tiga kali.
Yakni tingkat nasional dua kali undian, dan regional satu kali. Untuk grand prize sebesar Rp 500 juta. Sedangkan masing-masing kantor cabang Bank Jatim dua pemenang sebesar Rp 100 juta dan Rp 50 juta.
“Penyerahan hadiah tabungan simpeda kepada dua nasabah ini sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian telah menjadi nasabah setia menggunakan produk tabungan Bank Jatim,” ujar Slamet.
Pria asli Banyuwangi ini menjelaskan untuk dapat mengikuti undian Simpeda ini syaratnya memiliki tabungan Simpeda dengan saldo minimal Rp 1 juta. Nasabah sudah mendapatkan satu poin undian dan berlaku kelipatan. “Semakin banyak saldo tabungan semakin besar pula poin peluang mendapatkan undian hadiah tabungannya,” pungkasnya.
Editor : Shinta Nurma Ababil