Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pecahkan MURI Perlombaan Ikan Koi Piala Terberat, 12th Kediri Koi Show 2025 Pikat Pecinta Koi Nusantara

Syaikhu Aliya Rahman • Senin, 1 September 2025 | 21:44 WIB
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri bersama perwakilan MURI, juara Piala Bergilir Bupati Kediri dan para juri Kediri Koi Show 2025 berfoto bersama usai pengumuman lomba, Minggu (31/8).
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri bersama perwakilan MURI, juara Piala Bergilir Bupati Kediri dan para juri Kediri Koi Show 2025 berfoto bersama usai pengumuman lomba, Minggu (31/8).

KEDIRI, JP Radar Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan bersinergi Kediri Koi Club kembali kembali menggelar ajang bergengsi bagi pecinta ikan koi Nasional 12th Kediri Koi Show 2025, Minggu (31/8).

Salah satu ajang kontes koi tahunan terbesar ini sukses diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang berlangsung pada tiga hari pada 29–31 Agustus 2025 di Convention Hall SLG.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Nur Hafid mengungkapkan para peserta selalu antusias dalam partisipasinya di ajang yang sudah berlangsung ke-12 kalinya tersebut.

Mereka memperebutkan Piala Bergilir Bupati Kediri sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan kompetisi bagi penghobi koi dari berbagai daerah. Tahun ini lebih spesial karena Piala Bergilir Bupati Kediri berhasil memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai Perlombaan Ikan Koi dengan Piala terberat. Yakni mencapai 114 kilogram.

Photo
Photo

“Ajang koi show di Indonesia rata-rata pesertanya di bawah 1.000, namun Kabupaten Kediri bisa melampauinya. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari komunitas dan peserta ditambah dukungan pemerintah daerah dan Kediri Koi Club yang solid,” ujar Nur Hafid.

Dia menambahkan, sektor ikan hias, khususnya koi, telah menjadi salah satu penopang ekonomi Kabupaten Kediri. Dengan nilai perputaran mencapai ratusan miliar per tahun. Produksi ikan hias di Kediri juga tercatat terbesar di Jawa Timur, dengan sentra utama berada di sejumlah Kecamatan. Seperti Wates, Kandat, Pare hingga Badas.

Photo
Photo

“Koi Kediri kini tidak hanya mendominasi pasar lokal, tetapi juga sudah merambah ekspor ke Taiwan, Singapura, dan Malaysia. Harapannya, para pembudidaya semakin bergairah sehingga daya saing koi Kediri terus meningkat,” jelasnya.

Dengan dukungan pemerintah dan komunitas, 12th Kediri Koi Show 2025 diharapkan bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga pesta budaya koi yang mengangkat nama Kediri di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Desa Kwadungan Ngasem Kabupaten Kediri Usung Isu Lingkungan RT Berseri di HUT ke-80 RI
Tahun ini, panitia menghadirkan enam kelas utama lomba.

Photo
Photo

Yakni Gosanke, Melati, Anggrek, Cempaka, Kamboja dan Tategoi atau Additional Class. Selain perebutan gelar Super Mini Champion hingga Grand Champion, peserta juga berkesempatan meraih penghargaan khusus seperti Best in Size, Best Indonesian Koi, Best in Variety, Most Point, Most Entry, hingga Most Handling.

“Kami berharap dengan adanya Kediri Koi Show 2025 ini bisa turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan bisnis ikan koi daerah, mendorong minat masyarakat untuk berbudidaya serta meningkatkan ikan koi lokal untuk pasar domestik dan ekspor,” harapnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Terberat #pecinta ikan #koi #piala #ikan