KEDIRI, JP Radar Kediri - Isu lingkungan kembali menjadi sorotan, hal tersebut ditangkap oleh Pemerintah Desa Kwadungan.
Untuk memperingati HUT ke 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Desa Kwadungan menggelar lomba bertema lingkungan dengan mengambil tema lingkungan. Yaitu Lomba RT Berseri (Bersih, Rukun, Indah, dan Tertib) yang berbasis kegotong-royongan dan pengelolaan sampah.
Kegiatan yang diikuti 28 RT di Desa Kwadungan ini disambut dengan penuh antusias oleh seluruh warga. Mereka berlomba-lomba memenuhi 5 indikator penilaian diantaranya Kerukunan Sosial, Ketertiban Lingkungan, Kebersihan Lingkungan, Keindahan Lingkungan, serta Inovasi Keberlanjutan.
"Lomba ini merupakan upaya membangun semangat solidaritas dan kegotong royongan warga serta bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan hidup, sekaligus mewujudkan lingkungan RT yang bersih dan indah melalui pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle)," ujar Kepala Desa Kwadungan Abdul Kamid.
Sebagai bentuk apresiasi kepada warganya, Pemerintah Desa Kwadungan juga menyelenggarakan jalan sehat bertabur hadiah yang menjadi puncak acara. Dalam Kegiatan tersebut Pemdes Kwadungan sekaligus mengumumkan dan memberikan penghargaan untuk RT yang menjadi pemenang lomba Lingkungan berseri.
Lebih lanjut Abdul Kamid menjelaskan bahwa selain menggelar lomba berteman lingkungan. Pihaknya juga melakukan gerakan peduli lingkungan secara masive dengan menggandeng berbagai lapisan dan kelompok masyarakat. Mulai dari kader/ duta lingkungan, pengurus RT, Karang Taruna, PKK, Fatayat, Muslimat, serta seluruh warga. "Kami juga melakukan kolaborasi dengan kelompok masyarakat mulai dari acara rutinan Fatayat dan muslimat, hingga berkoordinasi Dewan takmir masjid yang berada di lingkungan Desa Kwadungan untuk mengambil tema lingkungan pada sesi khotbah Jum'at," jelasnya.
Aksi nyata kepedulian lingkungan lain yang dilakukan Desa Kwadungan adalah program gerakan sedekah rosok dan shodaqoh minyak jelantah. Program gerakan sedekah rosok dan shodaqoh jelantah ini selain sebagai bentuk pengolahan sampah juga memiliki nilai kemandirian ekonomi untuk warga. Karena dari hasil pengelolaan sampah rosok dan jelantah dapat digunakan untuk membiayai kegiatan warga.
"Keberadaan sampah yang sebelumnya menjadi masalah, Alhamdulillah dapat menjadi berkah melalui program-program yang tepat," tambahnya.
Pihaknya terus berupaya untuk membuat inovasi program-program lanjutan terkait pengelolaan sampah. Agar lingkungan hidup di Desa Kwadungan semakin terjaga.
Editor : Anwar Bahar Basalamah