Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Setiap Jumat Legi, PG Meritjan Rutin Santuni Anak Yatim Piatu

M. Mashadi • Jumat, 11 Juli 2025 | 00:18 WIB
Manajemen PG Meritjan bersama anak yatim piatu.
Manajemen PG Meritjan bersama anak yatim piatu.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri- PG Meritjan hadir tak henti-henti memberi manfaat kepada lingkungan sekitar. Mulai bagikan paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian pompa air bersih ke petani, hingga santunan yatim piatu.

"Alhamdulillah sampai saat ini kami bisa konsisten untuk santunan yatim setiap Jumat legi di Desa Jabon, Kelurahan Dermo, dan Kelurahan Merican," ujar Wakhyu Priyadi Siswosumarto, General Manager PG Meritjan.

Photo
Photo

Santunan tersebut berasal dari seluruh karyawan yang menyisihkan gajinya. Dengan harapan doa yatim untuk kesuksesan dan keselamatan musim giling.

Saat ini, PG Meritjan sedang melaksanakan tugas giling musim 2025 dan memasuki hari ke-43. Dan sampai saat ini sudah menggiling 76.674,8 ton tebu. "Kami berharap semoga proses giling terus berjalan lancar dan semua berjalan sesuai rencana kerja kami," harap Wakhyu.

Wakhyu berharap, dukungan dari semua stakeholder dan lingkungan untuk kesuksesan giling PG Meritjan. Sehingga, masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya.

Untuk diketahui, ada ribuan pekerja yang terlibat dalam proses giling. Terdiri dari pekerja kebun, penebang tebu, sopir truk yang mengangkut tebu, pengelola limbah padat, asosiasi petani tebu rakyat (APTR), koperasi petani tebu rakyat (KPTR), karyawan koperasi PG Meritjan, dan pedagang di lingkungan PG Meritjan.

"Semoga PG Meritjan terus memberi manfaat dan meningkatkan perekonomian lingkungan sekitar," harap Wakhyu.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#sembako #pg meritjan #santunan #kesehatan