Melonjaknya harga beras tersebut karena dari distributor sudah tinggi. Untuk premium sebesar Rp 13.500 per kilogram. Sedangkan yang jenis premium dibanderol dengan harga Rp 15.500 perkilogram. “Saya hanya ambil untung Rp 500,” ujar Lilik, 45, pedagang di Pasar Setonobetek, Kota Kediri.
Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang KA di Stasiun Kediri Melonjak Drastis
Menurutnya, kenaikan harga beras tersebut dipengaruhi karena banyaknya acara hajatan. Akibatnya terjadi peningkatan permintaan. Yang menyebabkan harga beras ikut terkerek.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, kenaikan harga sudah terjadi hampir dua minggu terakhir ini. Tepatnya, ketika momen hari baik banyak dimanfaatkan masyarakat untuk menggelar acara. Seperti pernikahan maupun selamatan.
Baca Juga: BRI Kediri Terima Penghargaan dari Polres Kediri Kota atas Dukungan Layanan Publik
“Menjelang Suro, permintaan merangkak naik. Terutama komoditas untuk selamatan,” imbuhnya.
Tingginya harga beras itu juga terjadi di Pasar Pahing. Lala, 33, pedagang Pasar Pahing mengaku, ada lonjakan permintaan di kiosnya. “Biasanya permintaan hanya 50 kilogram per hari sekarang meningkat jadi 100 kilogram,” ujar Lala.
Baca Juga: Munas HKTI Ke-X, Sumadianto Terpilih sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Kediri Periode 2025-2030
Menurut Lala kondisi seperti ini masih wajar. Dalam kurun waktu satu tahun, hanya ada beberapa kali kegiataan perayaan.
Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri M Ridwan mengatakan, kenaikan harga memang terjadi untuk beberapa komoditas pasar. “Kenaikannya masih dalam batas wajar. Bukan yang ekstrem,” aku Ridwan.
Baca Juga: Kediri Town Square Launching Tujuh Tenant Brand Baru, Lebih Bervariasi, Nyaman dan Modern
Ridwan mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Tidak perlu panik dengan kenaikan harga ini. Sebab pihaknya terus memantau kondisi lapangan untuk menstabilkan harga. “Komoditas di pasar memang ada yang naik dan ada yang turun. Tetapi stoknya dipastikan aman,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian