Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun mengatakan, tingginya harga beras ini dipicu oleh panenan yang mulai turun. Sehingga mengakibatkan ketersediaan gabah kian terbatas.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Kediri Gelar Sosialisasi Keagenan bersama BUMDesma se-Kabupaten Kediri
“Puncak panen ada pada Maret-April. Sekarang panennya cuman di spot-spot tertentu,” ujar pria 53 tahun itu. Fenomena tingginya harga beras itu juga terjadi di wilayah lain.
Untuk meredam harga agar tidak terus melonjak, Bulog belum bisa menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Saat ini, pasokannya masih tersedia di gudang.
“Stok kami cukup. Sekitar 75 ribu ton. Kami tidak boleh keluarkan (beras, red) tanpa ada perintah,” tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Kabar baiknya, pemerintah akan segera menggulirkan bantuan beras SPHP kepada masyarakat. Rencananya, bantuan itu akan disalurkan pada Juli ini.
Namun, teknis dan jadwal pelaksanaan harus terlebih dahulu menunggu arahan dari pemerintah pusat. “Sekarang masih persiapan. Karena skemanya ada perubahan,” jelasnya.
Baca Juga: Rekening Pasif di Kediri Jadi Kendala Pencairan BSU
Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri M. Ridwan mengatakan, pihaknya akan melakukan intervensi atas kenaikan harga beras ini. Rencananya, bantuan pangan beras akan segera digulirkan lagi Juli ini.
Namun, teknis pelaksanaannya masih dalam pembahasan. “Belum ada (data jumlah penerima, red). Tetapi dimungkinkan tidak jauh berbeda dengan tahun kemarin,” ujar pria yang akrab disapa Ridwan tersebut.
Baca Juga: Charity Run “Run & Rise 2025”: Berlari Bersama Bantu Anak-Anak dan Warga NTT Dapatkan Air Bersih
Terlepas dari itu, Ridwan menegaskan, tingginya harga beras itu dipicu naiknya harga gabah ditingkat petani. Ditanya soal adanya oknum yang melakukan penimbunan, Ridwan mengaku tidak menemukannya. Selain itu, pasokan pun terbilang aman dan distribusi berjalan lancar.
Harga Beras di Kota Kediri
HET Beras Medium : Rp 12.500
Harga Beras Medium Seminggu Terakhir:
- Senin, 30 Juni : Rp 13.647
- Minggu, 29 Juni : Rp 13.647
- Sabtu, 28 Juni : Rp 13.625
- Jumat, 27 Juni : Rp 13.625
- Kamis, 26 Juni : Rp 13.56
- Rabu, 25 Juni : Rp 13.597
- Selasa, 24 Juni : Rp 13.736
- Senin, 23 Juni : Rp 13.597
- Minggu, 22 Juni : Rp 13.542
- Sabtu, 21 Juni : Rp 13.542
- Jumat, 20 Juni : Rp 13.542
Editor : rekian