Rencana operasional area PKL SLG itu dibenarkan Kabag Perekonomian Kabupaten Kediri Santoso. Dia mengatakan jika kawasan tersebut sedianya dibangun untuk melokalisasi pedagang kaki lima di area SLG. Upaya relokasi itu mendapat penolakan dari pedagang. Mereka enggan dipindahkan ke kawasan tersebut.
Area PKL di SLG yang mulai dibangun sejak 2021 dan diresmikan pada 2023 itu belum juga difungsikan. Itu karena kebanyakan pedagang di sana menolak menempati lokasi tersebut. “Terus terang banyak PKL yang menolak jika direlokasi ke sana (area PKL SLG, Red),” jelas Santoso.
Laki-laki yang juga Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dikopusmik) Kabupaten Kediri itu mengatakan, alasan para pedagang tidak mau menempati lokasi itu karena harus memulai dari awal. Agar dikenal pembeli, memerlukan waktu lama.
Baca Juga: Harga Beras Meroket Melebihi HET, Pedagang Kota Kediri Sulit Cari Stok di Penggilingan
“Minimal butuh waktu tiga sampai enam bulan. Perlu ada promosi dan penyesuaian,” jelasnya. Rencananya, tempat tersebut akan difungsikan 22 Juni nanti. Jika seterusnya bisa berjalan lancar tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan lebih baik lagi. “Insyaallah sampai dengan seterusnya,” jelasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian