KEDIRI, JP Radar Kediri – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kediri menggelar PKU Klasterisasi Olahan Limbah Plastik pada Senin (25/11).
Acara digelar di Kebun Bibit Kediri Jalan Raya Papar-Pare Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari PNM Kepala Area Mekaar Kediri 2 Dwi Heru Luprianto, Kepala Kantor Unit Mekaar Plemahan Kabupaten Kediri Nabila Tutik Nur Halisa, Perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri Arman Fuadi, serta 21 Nasabah Binaan Mekaar Plemahan.
Dalam acara bertema Pelatihan “Olahan Limbah Plastik Menjadi Produk Kreatif Ramah Lingkungan” peserta diajak untuk praktik secara langsung mengolah limbah plastik menjadi kerajinan dan menjadi produk kreatif ramah lingkungan.
Salah satunya praktik membuat bunga dan daun dari limbah plastik serta mengedukasi bahwa limbah plastik ada manfaatnya.
Kepala Area Kediri 2 PT PNM Kediri Dwi Heru Luprianto mengatakan, tema tersebut dipilih karena limbah plastik merupakan salah satu sampah yang selama ini menjadi salah satu penyumbang masalah utama dalam pencemaran lingkungan.
Baik pencemaran tanah maupun laut. Masalah ini timbul karena sifat sampah plastik yang tidak mudah terurai. Butuh ratusan tahun bila terurai secara alami.
Oleh karena itu, PNM ikut peduli dan prihatin dengan banyaknya limbah plastik saat ini.
“PNM mencoba membantu memanfaatkan limbah plastik menjadi suatu produk kerajinan. PNM hadir melalui program klusterisasi teritorial memberikan pelatihan dan praktik langsung bagaimana cara mengolah limbah plastik menjadi kerajinan dan menjadi produk yang kreatif dan ramah lingkungan,” jelas pria yang akrab disapa Heru ini.
Lebih lanjut, Heru menjelaskan kegiatan PKU Klasterisasi Olahan Limbah Plastik tersebut bertujuan agar para nasabah mengetahui bahwa limbah plastik ternyata ada manfaatnya bisa menjadi suatu kerajian yang kreatif dan ramah lingkungan. Selain itu juga untuk optimalisasi peranan kelompok dalam membangun sinergi dan menunjang usaha.
"Dengan kegiatan ini tujuan kami adalah membina UMK yang tangguh, inovatif dan berdaya saing tinggi. Bisa bersama-sama menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Inisiatif ini bertujuan mengedukasikan untuk tidak menciptakan sampah khususnya sampah plastik yang lebih banyak lagi. Dan bisa menambah penghasilan bagi ibu-ibu nasabah Mekaar,” papar Heru.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah