KEDIRI, JP Radar Kediri - Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri menyampaikan pertumbuhan industri jasa keuangan dan akses keuangan di wilayah kerja Kantor OJK Kediri menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut didasarkan pada data keuangan posisi September 2024, yang menunjukkan peningkatan kinerja pada sebagian besar sektor jasa keuangan.
Meskipun secara kinerja positif, Ismirani menilai sektor keuangan saat ini sedang menghadapi tantangan dari segi kompleksitas usaha, perkembangan dunia digital, serta keberagaman karakteristik konsumen.
“Untuk itu diperlukan kolaborasi antara OJK, industri jasa keuangan, Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya guna mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat melalui literasi dan inklusi dalam mewujudkan Indonesia sejahtera”, terang Ismirani.
Pada tahun 2024, Kantor OJK Kediri bekerja sama dengan Pemerintah Daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Blitar mengembangkan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Krenceng dan Desa Kemloko Kabupaten Blitar.
Alumni Universitas Airlangga tersebut mengatakan, pada 21-22 September 2024 lalu Kantor OJK Kediri berkolaborasi dengan TPAKD Kota Kediri dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Kediri-Madiun menyelenggarakan Kediri Financial Festival (Kediri Finfest).
Acara yang berlokasi di Halaman Balai Kota Kediri tersebut berhasil menarik perhatian sekitar 6.000 pengunjung, dengan total capaian transaksi sekitar Rp3,26 miliar baik dari penyaluran kredit/pembiayaan, pembukaan tabungan, asuransi dan rekening efek, penjualan produk pergadaian maupun penjaminan, serta penjualan beragam produk UMKM.
Hingga Oktober 2024, telah menyelenggarakan sebanyak 63 (enam puluh tiga) kegiatan edukasi dan sosialisasi di 13 Kabupaten Kota yang berkolaborasi dengan industri jasa keuangan dan lembaga pemerintahan di daerah. Selain itu, jumlah layanan konsumen yang diterima OJK Kediri sebanyak 1.214 layanan meliputi 663 surat pengaduan, 466 permintaan konsultasi dan informasi melalui walk in, serta 85 melalui telepon.
Menanggapi pemberitaan yang sedang berkembang, Ismirani berharap masyarakat meningkatan kewaspadaan dan menghindari kegiatan perjudian daring atau judol, karena dampaknya selain merugikan diri sendiri juga dapat merugikan lingkungan, baik dari finansial yang menjadi rapuh maupun gangguan pada hubungan sosial.
Dalam rangka memperingati 13 tahun OJK, Kantor OJK Kediri menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Rumah Lansia dan Anak Akar Indonesia pada 22 November 2024 sebagai bentuk rasa syukur. Dengan semangat berbagi, Kantor OJK Kediri berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah