Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

RSKK Resmikan Gedung Mewah Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), Bupati Dhito Optimistis RSKK Jadi Rumah Sakit Rujukan Utama di Jatim

Redaksi Radar Kediri • Selasa, 10 September 2024 | 23:55 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri - RSUD Kabupten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberi pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat. Terbukti dengan hadirnya Gedung mewah Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Gedung mewah Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) tersebut diresmikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (9/9) kemarin.

Mas Bup mengatakan, hadirnya gedung baru Kelas Rawat Inap Standar ini menjadi titik balik kebangkitan RSUD Kabupaten Kediri.

Yakni dalam menyambut era baru standarisasi mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Kediri.

Gedung baru yang dan mewah diharapkan bisa memberi rasa nyaman pasien rawat inap Kabupaten Kediri. Sehingga pasien pun bisa bersemangat saat menjalani proses penyembuhan.

“Jika ruangan pasien tidak nyaman, secara psikologis mereka akan kurang bersemangat untuk sembuh,” ucap Dhito.

Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, Dhito tak hanya berfokus pada pembenahan infrastruktur fisik seperti sarana dan gedung rumah sakit, tetapi juga sumber daya manusia SDM di RSUD Kabupaten Kediri. Harapannya, mutu pelayanan di RSKK bisa terstandarisasi secara menyeluruh.

“Proyek ini kita rancang di awal dimulai dengan pengembangan gedung, kemudian disusul re-standarisasi di pelayanan pada tenaga kesehatan,” jelasnya.

Direktur RSUD Kabupaten Kediri dr. R. Gatut Rahardjo, Sp.An memaparkan total ada tiga gedung di RSUD Kabupaten Kediri yang sedang dikerjakan.

Peresmian saat ini adalah di gedung A. Kemudian nantinya akan disusul peresmian gedung B dan C yang diproyeksikan selesai pada bulan Desember.

Lebih lanjut, pengerjaan gedung A dimulai pada 27 Juli 2023. Kemudian selesai pembangunan pada 15 Januari lalu. Nilai proyeknya mencapai Rp 55,95 miliar.

Luas gedung mencakup 6.473 meter persegi. Berdiri dengan total empat lantai dan satu basement untuk parkir kendaraan.

Gedung bisa diisi 31 kamar dengan total 113 tempat tidur. Setiap kamar hanya berisi empat tempat tidur untuk optimalisasi kenyamanan pasien.

Seluruh fasilitas gedung dan kamar telah sesuai standar dari 12 indikator yang ditetapkan oleh Kemenkes RI.

“Lantai 4 kita khususkan untuk ruang infeksius atau penyakit menular. Tersedia kamar VIP dan zona merah atau isolasi, jadi beda dari lantai yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, pembangunan gedung B akan dibuat 5 lantai. Lantai paling atas diproyeksikan kateterisasi jantung.

Lantai di bawahnya untuk pelayanan kamar VIP. Dua lantai lainnya untuk pasien BPJS kelas 1.

Sedangkan gedung C akan dibangun lebih tinggi yakni 6 lantai. Dua lantai atas dibuat untuk kamar operasi. Kemudian lantai di bawahnya untuk ruang pemulihan dan ruang ICU.

Sedangkan lantai bawah setelah basement akan diperuntukkan ruang farmasi dan pengelolaan alat-alat sterilisasi medis.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#KRIS #radar kediri #rsud #pembangunan #MASBUP #Rskk #jawa pos