MADINAH, JP Radar Kediri - Untuk ke sekian kalinya, Rameyza Tour & Travel Kediri kembali memberangkatkan rombongan jemaah umrah. Setelah rombongan program 16 hari kembali ke tanah air, kali ini rombongan program 13 hari yg berangakt ke tanah suci. Mereka sekarang ini sudah ada di Kota Madinah.
"Alhamdulillah, jemaah kami sudah beberapa hari di Madinah," ujar Hj. Siti Maslikah, owner Rameyza Tour & Travel Kediri.
Maslikah menjelaskan, rombongan yang dipimpin oleh Arief M Dakwi tersebut berangkat ke tanah suci sejak 12 Oktober 2023. "Rutenya langsung Surabaya - Madinah, jadi jemaah kami tidak capek," terang Maslikah.
Setiba di Madinah, rombongan langsung diajak memperbanyak iktikaf di Masjid Nabawi. Selain melaksanakan salat wajib dan sunah.
Selain itu, rombongan juga diajak ziarah ke makam Rasulullah Muhammad SAW yang lokasinya ada di dalam Masjid Nabawi. Tak lupa mereka juga berdoa di Raudhah, salah satu tempat mustajabah untuk berdoa.
"Nanti (kemarin, Red)setelah salat ashar bapak bapak ada kegiatan ke Raudhah by aplikasi. Sedangkan besuk jam 09.00 jadwal ke Raudhah ibu-ibu," tutur Arief M. Dakwie, tour leader.
Arief menerangkan, selain beribadah di Masjid Nabawi, rombongan jemaah umrah Rameyza juga diajak berkeliling ke tempat-tempat bersejarah. Seperti Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah dan sahabat. Selain itu, mereka juga mengunjungi Jabal Uhud, bukit yang menjadi saksi saat Rasulullah berperang dan mengalahkan kaum kafir quraisy yang memburu mereka. "Semoga dengan mengunjungi tempat bersejarah ini semakin meningkatkan keimanan kita pada Allah dan kecintaan kita kepada Rasulullah," sambung Arief.
Rencana hari ini rombongan Rameyza akan meninggalkan Madinah menuju Makah. Mereka mulai melaksanakan rangkaian ibadaj umrah diawali dengan miqat di Masjid Bir Ali. "Sesuai jadwal, rombongan berangkat dari hotel pukul 14.00," tegas Arief.
Rombongan kemarin juga diberikan pembekalan singkat mengenai pelaksanaan kegiatan umrah mulai dari miqat, tawaf, sai dan tahalul. Termasuk larangannya setelah mereka ambil miqat dan mengucapkan niat umrah. "Mohon doanya, semoga umrah kami diberi kelancaran dan semua doa-doa seluruh jemaah dikabulkan Allah SWT," pungkas Arief.
Editor : Anwar Bahar Basalamah