KEDIRI, JP Radar Kediri - Dalam rangka HUT Ke-78 Republik Indonesia Institusi Penerima Wajib Lapor Eklesia Kediri Foundation (IPWL-EKF) menggelar upacara pengibaran bendera merah putih kemarin. Upacara berlangsung sakral di Lapangan Rumah Pemulihan IPWL-EKF Cakarwesi Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Turut hadir dalam upacara pengibaran bendera ini Kepala IPWL-EKF, BNN Kota Kediri, BNN Kabupaten Kediri, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Linmas Kelurahan, PKK Kelurahan, dan masyarakat sekitar. "Melalui momen bersejarah ini, mari kita ingat dan hargai perjuangan para pahlawan yang telah rela berkorban untuk memperjuangkan kemerdekaan negara kita tercinta ini," ucap Dr Jesicha Yenny Susanty SH MH CLA, kepala IPWL-EKF.
Jesicha menegaskan, bahwa kita tidak boleh melupakan titik awal dari perjuangan ini. Pasalnya, sudah lebih dari tujuh dekade sejak pertama kali proklamasi dikumandangkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta. Indonesia telah mengalami berbagai fase perubahan dan tantangan. Tetapi, semangat untuk mempertahankan dan memajukan negara tetap tidak pernah padam.
Pada kesempatan tersebut, Jesicha mengingatkan bahwa salah satu yang mengancam keutuhan bangsa adalah maraknya peredaran gelap narkoba. "Karena, kemerdekaan bukanlah bebas dari penjajah. Tetapi tentang tanggung jawab untuk membangun bangsa lebih maju, adil, dan sejahtera. Serta bersih dari peredaran gelap narkoba," tutur perempuan yang aktif memerangi narkoba selama 24 tahun ini.
Dengan upacara ini, diharapkan bisa memberi energi tambahan untuk membangkitkan kesadaran setiap elemen bangsa. Dalam menjaga dan mempermuat kesatuan dan persatuan bangsa dengan membangun kesadaran untuk berperan serta sebagai masyarakat Indonesia. Menciptakan lingkungan yang benar-benar bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
"Sesuai tema peringatan kemerdekaan RI Ke-78 yaitu ' terus melaju untuk Indonesia Maju' maka saya mengajak segenap elemen masyarakat untuk bergerak bersama. Merangsang semangat perjuangan yang belum padam dengan mewujudkan lingkungan yang bersinar. Bersih dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba," ajak Jesicha.
Editor : Anwar Bahar Basalamah