Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bersama PPK Ormawa Himaptika UNP 2023, Warga Desa Joho Semen Lestarikan Tradisi Larung Sesaji Sumber Podang

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 10 Agustus 2023 | 21:08 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri – Warga Desa Joho, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri berkolaborasi dengan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Pendidikan Matematika (PPK Ormawa Himaptika) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri kembali menggelar ritual larung sesaji, Rabu (9/8).

Tradisi tahunan yang rutin diadakan setiap Rabu Pahing bulan Muharam ini berlangsung meriah dan hikmat di pelataran wisata alam Sumber Podang.

Photo
Photo

Warga mulai berkumpul di halaman kantor Desa Joho sejak pagi. Mereka membawa sejumlah sesaji atau tumpengan hasil bumi. Sesaji diarak bersama menuju lokasi wisata Sumber Podang yang menjadi area ritual. “Selain warga, kegiatan ini juga dimeriahkan dan di-supprot teman-teman mahasiswa,” ungkap Kepala Desa Joho Deddy Saputra, SKM.

Deddy mengungkapkan, larung sesaji rutin digelar untuk menyambut dan memeriahkan tahun baru Islam atau Suroan. Selain itu, kegiatan ini sebagai bentuk perwujudan rasa syukur warga desa kepada Tuhan atas pemberian hasil bumi dan segudang potensi alam yang melimpah di Desa Joho. “Kami berharap hasil panen bisa melimpah dan warga guyub rukun bersinergi bersama, kreatif dan inovatif membangun desa,” harapnya.

Larung sesaji juga bertujuan sebagai nguri-uri budaya dan tradisi. Melestarikan tradisi yang diwariskan oleh leluhur atau nenek moyang agar bisa diteruskan oleh generasi selanjutnya. Terlebih, sesuai arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, warga Desa Joho turut berkomitmen untuk mengimplementasikan sejumlah kegiatan sesuai tagline Kabupaten Kediri ‘Kediri Berbudaya’.

Lebih lanjut, Suroan tahun ini menjadi lebih spesial. Sebab kegiatan jatuh pada bulan kemerdekan. Maka, Desa Joho juga telah mengagendakan perayaan lanjutan yang lebih meriah. Yaitu Festival Panen Raya dengan tema ‘Joho Sedekah Bumi’. Festival ini akan dikemas melalui lomba asah kreativitas membuat tumpeng atau sesaji. Tumpeng akan diisi bermacam hasil bumi dari masing-masing RT setempat.

 

Photo
Photo

“Semua potensi alam akan kita eksplor di sana. Mulai dari kuliner, suvenir, hasil alam seperti madu, sayuran organik hingga jajanan khas mulai dari keripik dan carang mas. Serta festival lanjutan yang akan kami proyeksikan untuk menyosialisasikan potensi wisata alam yang ada di Desa Joho,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PPK Ormawa Himaptika UNP 2023 Sephia Rahayu Purnama mengatakan, timnya akan terus bersinergi bersama warga Desa Joho. Sinergitas ini tersaji dalam berbagai program. Kali ini PPK Himaptika mengusung program Hyperlocal Tourism Hub dengan tagline Hype Ur Local. Berisi sejumlah kegiatan penyuluhan, pendampingan dan aktualisasi program terpusat. Meliputi pengembangan potensi penguatan ekonomi kreatif, digital marketing hingga studi banding desa wisata.

Program bertujuan mengembangkan potensi desa dengan mengkolaborasikan metode pemasaran konvensional dan digital melalui sejumlah platform marketplace. Sehingga penyerapan informasi desa akan lebih optimal dan tepat sasaran. “Setelah penyuluhan, kemudian akan ada pendampingan berkala mulai pengemasan hingga pemasaran digital seperti pembuatan akun toko dan optimasi produk,” ungkapnya.

Terpisah, Dosen Pendamping PPK Ormawa Himaptika UNP 2023 Aan Nurfahrudianto, M.Pd, berharap, program yang sedang dikembangkan bisa berdampak positif dalam memajukan potensi desa. Mengingat, Desa Wisata Joho sebelumnya sempat terdampak pandemi yang menyebabkan turunya perekonomian warga di berbagai sektor. Terlebih pada sektor wisata.

Hal ini mendorong tim untuk bisa dan terus optimal menjadi fasilitator dan penjembatan antara dinas terkait dan pemerintah Desa Joho agar potensi desa bisa bangkit serta dikenal luas. “Ini adalah program jangka panjang. Kekompakan dan keharmonisan antara warga, pemuda desa dan mahasiswa harus terus terjaga erat. Maka, monitoring dan evaluasi harus tetap terjalin dengan baik,” harapnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ppk #tradisi #sesaji