“Syukur Alhamdulillah, kami bisa bertatap muka kembali setelah berkumpul bersama mereka sebulan lebih di musim haji lalu,” ungkap pimpinan KBIHU Al Mubarok Hj. Siti Maslikhah.
Perempuan yang juga pemilik biro umrah Rameyza Tour & Travel Kediri tersebut mengaku senang bisa membantu mayarakat dalam melayani kebutuhan selama haji kemarin. Menurutnya soliditas dan semangat para jamaah menjadi kunci sukses mereka bisa melewati seluruh rangkaian perjuangan lahir batin saat berhaji. “Semoga rombongan jamaah haji kemarin hajinya sempurna dan menjadi haji yang mabrur,” tegas perempuan berkacamata itu.
Selain tasyakuran, acara yang digelar kemarin juga untuk menandai pembukaan pelaksanaan manasik haji untuk pelaksanaan haji 2023. KBIHU Al kembali dipercaya membantu dan melayani masyarakat yang hendak berhaji tahun ini. Al Mubarok telah menyiapkan pembimbing yang berkompeten dan ahli untuk mendampingi dan melayani para jamah haji nanti. Termasuk menyiapkan pembimbing yang cekatan dan energik saat melayani jamaah di Makkah maupun Madinah.
Para pembimbing yang di Tanah Suci rata-rata adalah orang Indonesia yang sudah lama bermukim di sana. Termasuk pembimbing senior Mubarok Ainul Yaqin, yang memang sudah diakui keilmuannya dalam membimbing para jamaah haji selama ini. Mubarok merupakan mahasiswa asal Indonesia yang sedang menyelesaikan kuliah S3 di Universitas Umul Qura’. Sehingga dia sangat paham betul dengan kondisi dan situasi di Tanah Suci termasuk saat musim haji. “Ibadah haji itu termasuk salah satu puncak keimanan. Karena selain jihad fisik, Jemaah juga dituntut jihad mal dan hati,” ujar Mubarok yang kemarin juga memberikan pembinaan dan tausiyah.
Dalam acara yang digelar di halaman kampus Universitas Pawyatan Daha tersebut, ada sekitar 800 undangan yang hadir. Selain jamaah haji alumni 2022 juga hadir calon jamaah haji dari wilayah Kabupaten Kediri yang akan berangkat tahun ini. Hadir pula undangan khusus KH Abdul Nashir Badrus Sholeh dari Purwoasri, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kediri Ahmad Zuhri, Kasi Haji dan Umrah Abdul Kholiq dan sejumlah kiai dan ulama lainnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah