Yaitu prodi S1 psikologi. Hal ini ditandai dengan prosesi penyerahan SK Mendikbudristek Nomor SK 555/E/O/2022 yang diselenggarakan pada Senin (22/8) di kantor Wilayah LLDIKTI VII.
Prosesi penyerahan SK tersebut oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof Dr Dyah Sawitri SE MM kepada Ketua Pelaksana Yayasan Bhakti Wiyata dr David Raditya Soehartono B Com MM MBA. Didampingi Rektor IIK Bhakta Kediri Prof Dr apt Muhamad Zainuddin.
Adanya prodi S1 psikologi menjadi prodi ke-9 di fakultas kesehatan sekaligus jurusan ke-21 di IIK Bhakta. Prof Zainuddin, sapaan akrabnya, mengatakan, dengan hadirnya prodi S1 psikologi ini kampus kesehatan tersebut berkomitmen memberikan kontribusi terhadap kemajuan kesehatan di Indonesia secara holistik.
“Artinya tidak hanya kesehatan fisik saja. Melainkan juga menganggap penting kesehatan psikis atau mental health,” ujarnya. Bagi lulusan SMA/SMK, lanjut Prof Zainuddin, dapat mendaftar S1 psikologi IIK Bhakta melalui 2 cara. Yaitu, online dan offline. Pendaftaran offline, pendaftar dapat langsung datang ke kantor IIK Bhakta di Jalan KH Wachid Hasyim Nomor 65 Kediri.
Sedangkan online dapat langsung mengisi formulir dan membuat akun pendaftaran di https://iik.ac.id/pendaftaran. Tata cara pendaftaran dapat dilihat lengkap di website resmi IIK Bhakta. Pendaftaran offline maupun online dibuka hingga 15 September 2022.
Pengumuman lolos langsung pada 16 September 2022. Bagi peserta yang lolos, wajib mengikuti tes kesehatan dan daftar ulang. Institut Kesehatan Terbaik Versi LLDIKTI VII tahun 2020 ini memberikan banyak program menguntungkan bagi mahasiswa S1 psikologi IIK Bhakta.
Antara lain reward smartwatch serta tablet 10 inch, potongan biaya kuliah Rp 1 juta, cashback 50 persen DP3 dengan syarat dan ketentuan berlaku. Jumlah kuota yang disediakan untuk prodi baru psikologi ini terbatas.
Terpisah, Ketua Prodi S1 Psikologi Retno Dwiastuti M Psi menjelaskan, prodi ini mengusung visi menjadi prodi yang unggul dalam pengelolaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang psikologi kesehatan.
“Prodi ini fokus pada neuroscience sesuai perkembangan IPTEK berlandaskan budaya PLUS di tingkat nasional tahun 2025,” terangnya. Lalu, ia menjelaskan neuroscience ini ilmu yang mempelajari sistem saraf makhluk hidup. Umumnya neuroscience dipelajari oleh mahasiswa kedokteran.
Namun, perkembangan ilmu pengetahuan kini membawa neuroscience dengan pendekatan ilmu psikologi. Bidang neuroscience ini menjadi keuntungan yang dimiliki oleh mahasiswa psikologi IIK Bhakti Wiyata.
Editor : Anwar Bahar Basalamah