Pertama, di Gedung Yayasan Al Anwar, Kelurahan Mrican. Di sini ada pelatihan teknisi laptop, PC, dan printer bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Decca Computer. Dilanjutkan pelatihan Barista bersama LPK Progress. Dan pelatihan tata rias bersama LPK Mahardika. Keduanya di lantai II Dhoho Plaza.
Basuki meminta, semua peserta pelatihan serius mengikuti kegiatan selama 10 hari itu. Menurutnya, ini merupakan program Prodamas Plus unggulan untuk meningkatkan perekonomian. Serta dalam rangka upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan memberikan keterampilan kepada masyarakat Kota Kediri. “Semua peserta harus bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan hingga berakhir. Karena di akhir pelatihan ada ujian dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),” ujar Basuki.
Setelah lulus, ia menambahkan, peserta mendapatkan sertifikat profesi yang dapat digunakan untuk membuka lapangan kerja sendiri atau bekerja di perusahaan sesuai kompetensinya.
“Pelatihan keterampilan ini juga sebagai upaya mengurangi angka pengangguran. Setelah lulus, mereka bisa membuka lapangan kerja sendiri,” terang Basuki. Semakin banyak lapangan kerja yang tersedia akan mampu meningkatkan perekonomian mereka.
“Saya ingin peserta barista mampu membuat inovasi yang khas Kediri, begitu pula pelatihan tata rias dan pelatihan teknisi laptop, PC, dan Prinnter,” pungkasnya. (adv/ik2/ndr) Editor : Anwar Bahar Basalamah