Kemudian, dilanjutkan prosesi pengukuhan duta stunting oleh Bunda Fe –sapaan akrab Ferry Silviana- dengan didampingi Kepala Dinas P3AP2KB Kota Kediri Sumedi. Setelah itu, Bunda Fe mengunjungi stan bazar serta demo dapur sehat atasi stunting (Dashat). Dinas P3AP2KB Kota Kediri menggelar rangkaian kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada tanggal 29 Juni.
Bunda Fe meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terutama Dinas P3AP2KB Kota Kediri serta kader dan masyarakat bersama-sama untuk menurunkan angka kasus stunting di Kota Kediri. Termasuk memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak mengalami stunting.
“Saya meminta kepada ibu-ibu untuk memperhatikan perkembangan anak mulai seribu hari pertama kehidupan anak, terus dipantau mulai berat dan tinggi badan, berikan makanan bergizi,” ujarnya. Hal ini, lanjut Bunda Fe, adalah upaya untuk mencegah stunting pada anak.
Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, angka stunting sebesar 12 persen. Ini menjadi tugas Dinas P3AP2KB Kota Kediri dalam menurunkan angka stunting. “Ayo cegah stunting, agar keluarga bebas stunting,” ajak istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar ini.
Terpisah, Sumedi mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan ini sebagai upaya Pemkot dalam percepatan penurunan stunting. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap anaknya. “Kami meminta untuk memaksimalkan Posyandu,” pungkasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah