KOTA, JP Radar Kediri – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri menggelar talkshow coffee talk Merawat Kedai Kopi di Masa Pandemi, kemarin (10/12). Kegiatan talkshow dilaksanakan di Tell Kopi Jl Mauni No.82 Pesantren.
Dibuka oleh Kepala Disperdagin Kota Kediri Tanto Wijohari kegiatan ini menghadirkan narasumber Satya Sandida owner Nomaden Coffee Malang. Pesertanya adalah 25 orang owner, manager hingga staf kedai kopi di Kota Kediri.
Tanto Wijohari mengatakan di saat pandemi global Covid-19 ini banyak tantangan bagi pengelola kedai kopi di kawasan perkotaan, termasuk di Kota Kediri.
“Perubahan pola konsumsi customer dan keharusan mematuhi protokol kesehatan harus disikapi pebisnis kedai kopi dengan tepat,” ujar Tanto. Adanya talkshow coffee talk ini, lanjut Tanto, pihaknya berinisiatif menyelenggarakan acara ini sebagai upaya pemulihan kembali bisnis kedai kopi di Kota Kediri.
Terpisah, Satya Sandida saat memberikan motivasi pada talkshow ini membagikan kisah suksesnya merintis kedai kopi dari nol hingga kini sudah membuka tiga cabang. Tentunya diharapkan peserta dapat menyerap inspirasi dan wawasan baru tentang bagaimana mengelola bisnis selama pandemi.
Menurut Satya, mengembangkan bisnis kedai kopi di masa pandemi bukanlah sesuatu yang mustahil. “Penyesuaian strategi mesti dilakukan, karena selama pandemi perilaku dan preferensi konsumen banyak mengalami pergeseran,” terang Satya. Selain disiplin mengatur keuangan dan berfokus pada pengembangan kedai, pebisnis kedai kopi tetap harus patuh menerapkan protokol kesehatan dan regulasi pemerintah.
Salah seorang peserta, Aji Dirgantara, pengelola Tepian Kios Kopi, antusias dan bisa mengambil manfaat positif dari mengikuti talkshow. “Jarang ada event semacam ini. Senang bertemu dengan sesama pengelola kedai kopi di Kediri, bisa saling support untuk terus maju dan berkembang,” pungkasnya. (ik2)
Editor : adi nugroho