Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk M. Fauzi Irwana masih ingat betul saat ia berkenalan dengan Brigjen Pol Anggoro Sukartono, beberapa tahun silam. Saat itu, pangkat sang jenderal tersebut masih AKBP dan menjabat Kapolres Nganjuk. Sedangkan Fauzi adalah mitra kerja yang berasal dari kalangan legislatif di DPRD Nganjuk.
Belakangan, mantan Kapolres Nganjuk tahun 2011 hingga 2014 itu dilantik menjadi Karowabprov Divpropam Mabes Polri. Julukan Jenderal akhirnya tersemat. Bahkan, banyak yang menjuluki ‘Jenderale Wong Nganjuk’. “Julukan itu berasal dari rekan-rekan kades yang akrab dengan beliau,” ujar politisi Partai Demokrat ini.
Di mata Fauzi, Anggoro adalah sosok yang ramah. Saat menjadi kapolres di Kota Angin dulu, banyak programnya yang menjadi inspirasinya. Misalnya, kunjungan di desa-desa untuk sekadar berdiskusi dengan para kades. Ada pula program yang disebut SIM tiga pilar. Di mana, Bhabinkamtibmas dilibatkan langsung untuk mengawalnya.
“Salah satu yang berkesan lainnya adalah program penyembuhan orang dengan gangguan jiwa. Bahkan beberapa di antaranya yang dibebaskan dari pasung dikirim ke RS Jiwa Menur untuk pengobatan,” sambung Ketua DPC Partai Demokrat Nganjuk ini.
Bahkan, jelas Fauzi, setelah tidak bertugas di Nganjuk, Anggoro masih sering berkunjung ke Kota Angin. Anggoro juga menyempatkan berbincang dengan Fauzi dan para kades untuk menyambung silaturahmi. Jika luang, Fauzi dan perwakilan kepala desa juga menyempatkan mengunjungi Anggoro yang berdinas di Mabes Polri.
Atas jabatan baru yang diemban Anggoro tersebut, ia mengucapkan selamat. Serta berharap dapat mengemban amanah sebaik mungkin.“Atas nama pribadi dan mewakili rekan-rekan kades yang akrab dengan beliau, saya ucapkan selamat. Terima kasih atas jasa dan perhatian selama masih betugas di Nganjuk. Semoga sukses selalu,” pungkasnya.
Editor : adi nugroho