JP Radar Kediri - Klub asal Argentina, Lanús, berhasil mengukir sejarah baru setelah menaklukkan raksasa Brasil, Flamengo, dengan skor tipis 3-2 pada leg kedua final Recopa Sudamericana. Hasil ini membawa Lanús unggul dengan agregat total 4-2, sekaligus memastikan trofi bergengsi tersebut terbang ke Argentina.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan, meskipun jalannya laga didominasi sepenuhnya oleh Flamengo dengan penguasaan bola yang mencapai 78%.
di babak pertama lanus unggul lebih dulu lewat gol Rodrigo Castillo pada menit ke -29. Namun, Flamengo mampu merespons dengan cepat lewat eksekusi penalti Giorgian de Arrascaeta di menit ke-37 yang menyamakan kedudukan.
Memasuki babak kedua, ketegangan semakin memuncak saat Jorginho mencetak gol kedua bagi Flamengo melalui titik putih pada menit ke-85. Gol tersebut sempat membangkitkan harapan besar bagi tuan rumah untuk membalikkan keadaan.
Namun Lanús menunjukkan mental baja. José Canale mencetak gol krusial di menit ke-118, sebelum akhirnya Dylan Aquino mengunci kemenangan di masa injury time (120+2').
Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi Flamengo yang tampil sangat dominan secara statistik namun gagal memanfaatkan banyak peluang di depan gawang. Bagi Lanús, hasil ini merupakan pembuktian nyata bahwa efektivitas dalam memanfaatkan peluang jauh lebih penting daripada sekadar mendominasi penguasaan bola.
Penulis adalah Cahya Aji Nugraha, mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita