SURABAYA, JP Radar Kediri- Timnas Indonesia menjalani babak pertama FIFA Matchday kontra Lebanon dengan percaya diri.
Anak asuh Patrick Kluivert langsung mengambil kendali laga. Mencoba menyetir jalannya pertandingan. Mendikte permainan lawan.
Build up play dari lini pertahanan nampak jelas dalam laga ini. Bahkan beberapa kali peran gelandang justru disandang pemain belakang skuad Garuda.
Kevin Diks dan Jay Idzes tak hanya menjadi tembom kokoh Indonesia. Aliran bolanya mampu menyihir pemain Lebanon.
Tak jarang keduanya melakukan terobosan dan overlap untuk membongkar rapatnya pertahanan Lebanon.
Kredit juga perlu disematkan pada Calvin Vedonk. Sesuai dengan prediksi, pemain anyar Losc Lille ini menjadi kunci pertandingan.
Posisinya sangat cair. Lini belakang dan tengah berhasil dikuasainya. Tak jarang dia justru menampilkan kualitas seorang gelandang.
Terkadang bukan Joe Pelupessy yang mengatur tempo. Namun justru Calvin. Terbukti beberapa umpan dan solo run pemain berjuluk Loopy ini mampu merepotkan pemain lawan.
Tak hanya muka lama. Laga ini juga menampilkan kualitas pemain anyar. Miliano Jonathans mampu mencuri perhatian.
Miliano tampil percaya diri di sektor sayap kanan Timnas Garuda. Memiliki kaki terkuat kiri, pergerakannya acap menyulitkan bek Lebanon.
Beberapa kali tusukannya mampu membuka rapatnya pertahanan lawan. Sayang, skuad Lebanon terlalu banyak menumpuk pemain di belakang.
Hal ini membuat upaya penyerangan pemain Indonesia mentah. Alhasil, hingga turun minum skor kacamata masih menghiasi papan skor.
Editor : Andhika Attar Anindita