JP Radar Kediri – Antusiasme luar biasa langsung terasa sejak Son Heung-min resmi berseragam Los Angeles Football Club (LAFC). Pemain asal Korea Selatan itu tak hanya datang sebagai bintang lapangan, tetapi juga sebagai magnet baru bagi Major League Soccer.
Buktinya, jersey nomor 7 miliknya langsung melejit sebagai yang paling laris di dunia, bahkan melampaui penjualan jersey Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga LeBron James.
Fenomena ini bukan sekadar cerita. CEO LAFC, John Thorrington, menegaskan bahwa jersey Son kini menempati peringkat teratas penjualan global, mengalahkan atlet dari cabang olahraga mana pun.
Popularitasnya begitu tinggi sampai beberapa ukuran jersey resmi MLS sudah habis terjual hanya dalam hitungan hari.
Baca Juga: Grealish Resmi ke Everton! Kesempatan Emas atau Jalan Terakhir?
Selama lebih dari satu dekade menjadi ikon Tottenham Hotspur, Son sudah mencatatkan banyak pencapaian—mulai dari gelar Europa League, sepatu emas Premier League, hingga ban kapten tim nasional Korea Selatan. Tak heran, kepindahannya ke LAFC membuat publik Amerika Serikat dan Asia menyambut dengan gegap gempita.
Bukan hanya penjualan merchandise yang melonjak. Harga tiket pertandingan LAFC pun ikut terdongkrak. Jika sebelumnya tiket rata-rata dijual sekitar 300 dolar AS, kini nilainya bisa menembus 1.500 dolar AS per laga.
Gelombang “Son mania” benar-benar mengubah atmosfer stadion sekaligus memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi klub.
Meski demikian, Thorrington menekankan bahwa nilai transfer Son tidak hanya diukur dari sisi komersial. Fokus utama tetap ada pada performa di lapangan dan target trofi.
Baca Juga: PSG Depak Donnarumma! Premier League Bersiap Jadi Panggung Baru
Dengan kehadiran Son, LAFC diharapkan memasuki babak baru yang lebih gemilang—era yang bukan hanya ditandai oleh angka penjualan, melainkan juga kejayaan di kompetisi.
Author : Muhammad Farhansyah - PSDKU Polinema Kediri