JP Radar Kediri - Marc-Andre Ter Stegen dan Barcelona kini berada dalam periode ketegangan, pihak klub dikabarkan mulai menerapkan prosedur indisipliner terhadap sang kiper.
Konflik ini berawal dari keputusan Ter Stegen menolak membagikan data medisnya ke La Liga, sehingga rencana Barcelona memanfaatkan regulasi cedera jangka panjang untuk meringankan gaji dan membuka ruang registrasi pemain baru terhenti.
Barcelona berencana memanfaatkan aturan ini untuk mengurangi beban gaji dan menambah pemain baru, namun rencana tersebut tertunda karena Ter Stegen menolak memberikan akses dokumen medis pascaoperasi.
Baca Juga: Kejar Fermin Lopez? Hansi Flick Tegaskan Tak Akan Melepasnya ke Klub Mana Pun!
Dampaknya tak hanya bersifat administratif, tetapi juga berpotensi mengganggu keharmonisan di ruang ganti. Klub menilai sikap sang kiper bisa menghambat pelaksanaan strategi teknis dan finansial yang telah disiapkan.
Menurut beberapa laporan, Barcelona awalnya berencana mendaftarkan para pemain barunya. Strategi ini memungkinkan klub menekan beban gaji hingga 80 persen untuk periode tertentu.
Rencana itu tidak dapat dilanjutkan karena dokumen medis belum disetujui oleh La Liga dan menimbulkan ketidakpastian terkait pendaftaran Joan Garcia.
Penolakan Ter Stegen mendorong klub menyerahkan masalah tersebut ke divisi hukum internal guna mengevaluasi kelayakan sanksi disiplin secara legal.
Baca Juga: PSG Goda Gavi dengan Tawaran Fantastis, Luis Enrique Siap Reuni Besar
Secara hukum, Ter Stegen memang berhak menjaga kerahasiaan data medisnya. Namun, klub menilai tindakan itu bertentangan dengan kewajiban kontraktual pemain, khususnya dalam kondisi cedera serius.
Kasus ini menjadi kompleks karena sebelumnya pemain lain seperti Andreas Christensen dan Ronald Araujo memberi izin penuh, sehingga klub bisa mendaftarkan Dani Olmo dan Inigo Martinez sebagai pengganti sementara.
Barcelona sempat berupaya menyelesaikan masalah secara kekeluargaan melalui pertemuan langsung dengan Ter Stegen. Namun, sang kiper menolak menandatangani dokumen yang dibutuhkan dan menegaskan tidak ingin melanjutkan diskusi lebih lanjut.
Baca Juga: Dua Bintang Barcelona Diburu Klub Arab! Siapa yang Lebih Dulu Angkat Kaki dari Camp Nou?
Sikap Ter Stegen menimbulkan kegelisahan di internal klub. Selain berdampak pada administrasi dan finansial, situasi ini juga mengganggu stabilitas organisasi.
Jika tim hukum memberikan rekomendasi, Barcelona berpotensi meluncurkan sanksi disipliner, meski keputusan akhir tetap berada di tangan dewan direksi.
Jenis hukuman yang dijatuhkan bisa berbeda-beda, tergantung hasil penilaian pelanggaran yang dilakukan.
Hubungan Ter Stegen dan Barcelona kini menghadapi ujian terberat. Jika jalan tengah tidak ditemukan, konflik ini bisa berkembang menjadi sengketa hukum yang panjang dan kompleks.
Author : Muhammad Rizky (Politeknik Negeri Malang)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira