Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Adriano, Si 'Kaisar' Brasil yang Pernah Bersinar di Inter Milan

Internship Radar Kediri • Rabu, 6 Agustus 2025 | 06:00 WIB
L’Imperatore as Adriano Brasil By Sora Ai
L’Imperatore as Adriano Brasil By Sora Ai

JP Radar Kediri – Nama Adriano Leite Ribeiro atau yang akrab dikenal Adriano masih membekas di benak para penggemar sepak bola. Striker bertubuh kekar asal Brasil itu sempat digadang-gadang sebagai penerus Ronaldo. Namun sayangnya, kariernya tidak bertahan lama di level atas.

Adriano lahir di Rio de Janeiro pada 17 Februari 1982. Karier profesionalnya dimulai bersama Flamengo saat masih berusia 17 tahun. Penampilan apiknya membuat klub Italia, Inter Milan, tertarik memboyongnya ke Serie A pada 2001. Setelah sempat dipinjamkan ke Fiorentina dan Parma, Adriano tampil memukau bersama Adrian Mutu di Parma dengan torehan 15 gol dari 28 laga.

Puncak karier Adriano terjadi saat kembali ke Inter Milan. Ia dijuluki "L’Imperatore" atau Sang Kaisar karena fisik kuat, kecepatan, serta tendangan kaki kirinya yang keras. Dalam kurun waktu 2004 hingga 2006, Adriano mencetak 47 gol untuk Inter dan menjadi tumpuan timnas Brasil. Prestasinya pun makin bersinar saat membawa Brasil juara Copa América 2004, di mana ia juga jadi top skor turnamen.

Namun, di balik ketenaran itu, Adriano menyimpan luka. Kematian sang ayah pada 2004 membuatnya terpukul. Sejak saat itu, performanya menurun karena depresi dan gaya hidup yang tak terkontrol. Ia mulai akrab dengan alkohol dan pesta, hingga perlahan kehilangan fokus di lapangan.

Pada 2009, Adriano memutuskan pulang ke Brasil dan bergabung kembali dengan Flamengo. Meski sempat menunjukkan kilasan performa lamanya, ia tak pernah benar-benar kembali ke puncak. Ia sempat bermain untuk Roma dan Corinthians, bahkan sempat digaet klub Amerika, tapi tak sekalipun turun dalam laga resmi.

Kini, Adriano menjalani hidup tenang di Brasil, jauh dari sorotan media. Sesekali ia muncul di acara TV atau media sosial. Walau sempat dikabarkan mengalami masalah finansial, Adriano tetap dihormati sebagai legenda oleh banyak penggemarnya, terutama fans Inter Milan dan timnas Brasil.

Karier Adriano adalah pelajaran berharga di dunia sepak bola. Bakat luar biasa saja tidak cukup, jika tidak dibarengi dengan mental kuat dan lingkungan yang mendukung. Ia adalah contoh nyata bagaimana tekanan hidup bisa memadamkan cahaya seorang bintang sebelum waktunya.

Author : Muhammad Farhansyah - PSDKU Polinema Kediri

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#flamengo #italia #brasil #inter milan #adriano #fiorentina