JP Radar Kediri – Pertandingan pramusim antara Persebaya Surabaya dan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/7) malam, diwarnai insiden flare yang membuat laga harus dihentikan sementara sebanyak dua kali.
Awalnya, pertandingan berjalan cukup lancar. Persebaya unggul 1-0 lewat gol tunggal Bruno Moreira di menit ke-71 setelah menerima umpan terobosan dari Malik Risaldi.
Namun tak lama setelah gol tersebut, suasana mulai memanas di tribun penonton.
Suporter mulai menyalakan flare dari tribun utara, yang kemudian merambat ke selatan hingga menyelimuti hampir seluruh stadion dengan asap tebal.
Akibatnya, pertandingan harus dihentikan sementara oleh panitia pelaksana.
Meski sempat dilanjutkan kembali dengan sisa waktu normal sekitar 20 menit, insiden flare kembali terjadi pada menit ke-90.
Asap kembali memenuhi stadion, kali ini berasal dari tribun utara. Wasit dan panitia pertandingan pun memutuskan untuk mengakhiri laga lebih awal dengan skor akhir tetap 1-0 untuk kemenangan Persebaya.
Insiden ini menjadi perhatian serius, terutama karena mengganggu jalannya pertandingan dan berisiko terhadap keselamatan pemain dan penonton.
Ke depan, pihak keamanan dan panitia diharapkan dapat lebih sigap dalam mengantisipasi aksi semacam ini.
Author: Irham Ubaidillah - PSDKU Politeknik Negeri Malang Kota Kediri.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira