Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tim Sepak Bola Kota Tahu Lolos Pra Porprov Jatim 2025, Hasil Terbalik Didapat Skuad Bumi Panjalu

Emilia Susanti • Senin, 2 Juni 2025 | 18:13 WIB
Tim sepak bola Kota Kediri.
Tim sepak bola Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Tim sepak bola Kota Kediri melaju ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.

Kesempatan ini didapatkan usai tim yang diasuh oleh Wimba Sutan Fenosa lolos dalam fase kualifikasi Pra Porprov. Pertandingan penentunya berlangsung pada Senin (26/5) kemarin.

“Kami menang 4-2 melawan Kota Mojokerto,” kata Ketua Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kediri Tomi Ari Wibowo.

Menurutnya, para pemain memiliki semangat yang luar biasa. Pasalnya, tim dari Kota Tahu dalam pertandingan tersebut tertinggal lebih dulu.

Namun, para pemain bisa membalikkan keadaan. “Dengan bermain penuh tekanan, saya rasa mentalnya sudah mulai terbangun,” lanjut Tomi.

Dalam porprov nanti, Tomi menargetikan timnya bisa melaju hingga final. Kini, tim akan kembali menjalani latihan intensif.

Pelatih pun berencana untuk meningkatkan pemahaman taktik sekaligus meningkatkan fisik pemain.

“Training centre tidak ada lagi, kami akan lebih memanfaatkan waktu yang ada untuk uji coba,” ucap Tomi.

Sementara itu, tim sepak bola Kabupaten Kediri mengalami nasib berbeda. Tim yang diasuh Muslim Habibi tersebut gagal dalam fase pra porprov.

Baca Juga: Performa Tim Persik Kediri Jeblok, Jumlah Penonton Anjlok

Melawan Kabupaten Trenggalek, tim dari Bumi Panjalu hanya bisa bermain dengan imbang dengan skor 0-0.

“Setiap match, sebenarnya kami punya banyak peluang,” kata pelatih tim porprov Kabupaten Kediri Muslim Habibi.

Menurutnya, anak asuhnya memiliki produktivitas tinggi dalam menciptakan gol. Mereka mencatatkan sebanyak enam gol sementara kebobolan sebanyak dua gol.

Habibi menilai bahwa faktor yang membuat timnya kalah adalah kesalahan dari pemain sendiri. “Artinya mis komunikasi, salah passing, ke block, counter attack, seperti itu,” akunya.

Lebih lanjut, dia melihat bahwa mental pemain menjadi catatan tersendiri. Mengingat mayoritas pemain yang baru pertama kali mengikuti kompetisi.

Namun secara kemampuan, Habibi menilai bahwa banyak pemain yang memiliki potensi besar di masa depan.

“Pemain ini banyak yang punya kualitas tetapi belum punya pengalaman. Di sini pengaruhnya ke mental,” tandas Habibi.

Editor : Andhika Attar Anindita
#porprov jatim #sepak bola #kota kediri