JP Radar Kediri - Pengumuman skuad Timnas Indonesia untuk lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 telah dirilis beberapa saat lalu.
Beberapa nama yang biasa masuk Timnas Garuda masih ada yang tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil oleh pelatih Patrick Kluivert.
Baca Juga: Kevin Diks Pulih Lebih Cepat, Kluivert Optimis Pemainnya Siap Kembali Bela Timnas
Meskipun ada nama yang kembali menghiasi skuad kembali, seperti Stefano Lilipaly, yang sudah lama tak menghiasi skuad Merah Putih.
Berikut ini adalah lima mantan pemain andalan Timnas Indonesia yang tidak masuk dalam skuad untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 edisi Juni.
Baca Juga: 32 Nama Dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia, Siapa Saja yang Masuk Skuad Timnas Indonesia?
Apakah mereka tidak dipanggil karena performa yang menurun, ataukah ada alasan lain? Mari kita simak penjelasan berikut.
- Elkan Baggott
Nama Elkan Baggott sempat disebut sebagai masa depan lini belakang Timnas Indonesia saat bergabung di usia muda meski bermain di Eropa.
Pemain kelahiran Inggris ini tampil memukau saat pertama kali bergabung dengan Timnas dan langsung menjadi tulang punggung pertahanan dalam berbagai laga penting, termasuk Piala AFF, Piala Asia dan laga melawan Argentina.
Baca Juga: Patrick Kluivert Diprediksi Mainkan Trio JA-BA-R Jika Elkan Baggott Gabung Timnas Indonesia
Namun, dalam beberapa pemanggilan terakhir, termasuk untuk laga penting bulan Juni nanti, Elkan kembali tidak terlihat.
Kabarnya, sang pemain kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di klubnya. Situasi tersebut tentu berpengaruh pada performa dan kebugarannya apalagi dengan semakin solidnya lini belakang yang dihiasi nama-nama eropa grade A.
Baca Juga: Patrick Kluivert Panggil 32 Pemain Timnas Indonesia, Ada Stefano Lilipaly, Coret Ragnar Oratmangoen
Tak sedikit fans yang menyayangkan absennya Elkan, mengingat kualitas dan postur idealnya untuk duel udara dan skema bola mati. Jika situasi klubnya membaik dan ia kembali menemukan ritme permainan, bukan tak mungkin Elkan kembali jadi pilihan utama di masa depan.
- Saddil Ramdani
Saddil Ramdani merupakan salah satu pemain yang sempat menjadi langganan Timnas, mulai dari era Luis Milla hingga Shin Tae-yong.
Kecepatannya di sisi sayap dan kemampuannya melepas crossing jadi andalan Timnas dalam membongkar pertahanan lawan.
Baca Juga: Ole Romeny Keturunan Mana? Ini Dia Profil dan garis Keturunannya
Meski sempat menunjukkan kilau di klubnya, kontribusinya menurun dalam beberapa bulan terakhir.
Hal ini diduga menjadi alasan utama mengapa namanya dicoret dari daftar skuad Timnas untuk laga penting Juni mendatang.
Baca Juga: Maarten Paes Ungkap Keunggulan China yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia: Jadi Lawan Sulit!
Absennya Saddil membuat sektor sayap kini dipercayakan kepada pemain muda seperti Rafael Struick.
Namun bagi Saddil, peluang untuk kembali belum sepenuhnya tertutup. Konsistensi performa di level klub bisa jadi kunci kembalinya ke skuad Garuda.
- Marc Klok
Pemain naturalisasi asal Belanda, Marc Klok, dulunya menjadi pilihan utama di lini tengah Timnas Indonesia.
Perannya sebagai gelandang bertahan maupun pengatur tempo sangat vital, terutama dalam menjaga keseimbangan tim saat bertahan maupun menyerang.
Namun, keputusan Kluivert untuk tidak memanggil Klok ke skuad Juni mendatang memunculkan spekulasi.
Beberapa pihak menyebutkan bahwa persaingan ketat di lini tengah, terutama dengan munculnya nama-nama seperti Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, hingga yang terbaru Joey Pelupessy membuat pelatih memilih opsi yang lebih muda dan dinamis.
Baca Juga: Napoli Juara Liga Italia, Ini 5 Pemain Kunci yang Antar Mereka Juara 2025
Meski demikian, Klok tetap menunjukkan profesionalisme dan tampil reguler bersama Persib Bandung.
Jika ia mampu mempertahankan performa apiknya, kemungkinan kembali mengenakan seragam Garuda terbuka lebar, terutama mengingat pengalamannya dalam mengatur tempo pertandingan.
- Witan Sulaeman
Witan Sulaeman pernah menjadi bintang masa depan Timnas Indonesia. Aksi individunya yang lincah dan kemampuannya mencetak gol dari lini kedua menjadikannya salah satu pemain yang paling ditunggu-tunggu oleh fans.
Baca Juga: Dibuang Manchester United, Scott McTominay kini Jadi Pemain Terbaik Serie A 2024/2025
Namun, namanya tidak tercantum dalam daftar skuad untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu hingga bulan Juni ini.
Banyak yang bertanya-tanya, mengingat ia sempat mencetak gol penting dalam berbagai ajang internasional.
Baca Juga: Cyrus Margono, Kiper Timnas Indonesia yang Jadi WNI Tanpa Naturalisasi, Kok Bisa?
Diduga, kurangnya menit bermain reguler di klub serta cedera minor yang sempat ia alami menjadi pertimbangan utama.
Meski begitu, Witan masih muda dan memiliki potensi besar untuk kembali. Ia hanya perlu membuktikan diri di level klub dan menjaga konsistensi performa untuk bisa merebut kembali tempatnya di skuad Garuda.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Masuk ke Pot 3 Piala Dunia U-17 2025, Ada Afrika Selatan Hingga Kanada
- Irfan Jaya
Irfan Jaya pernah menjadi motor serangan Timnas Indonesia, terutama saat berlaga di Piala AFF dan SEA Games.
Kecepatannya di sisi sayap dan kemampuannya mencetak gol dari sudut sempit membuatnya ditakuti lawan-lawannya di Asia Tenggara.
Namun cedera parah yang dialaminya beberapa tahun lalu menjadi titik balik karier Irfan. Sejak saat itu, performanya belum benar-benar pulih, dan ia lebih sering absen.
Alhasil, namanya tidak masuk ke dalam daftar skuad Timnas untuk pertandingan kualifikasi bulan Juni.
Meski absen, harapan belum sepenuhnya padam. Jika Irfan bisa kembali ke performa terbaiknya, bukan tak mungkin ia akan kembali menjadi bagian penting dalam perjuangan Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
Semua bergantung pada proses pemulihan dan konsistensi permainannya ke depan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian