Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inter Kediri Soroti Kinerja Wasit, Singgung Kartu Merah dan Penalti Lawan Pesik Kuningan

Emilia Susanti • Jumat, 25 April 2025 | 15:20 WIB

 

Inter Kediri versus Pesik Kuningan di Liga 4.
Inter Kediri versus Pesik Kuningan di Liga 4.

KOTA, JP Radar Kediri Inter Kediri kembali bermain imbang di pertandingan kedua babak 64 besar kemarin.

Melawan Pesik Kuningan, Laskar Panji gagal mendapatkan poin penuh. Laga di Stadion Brawijaya, Kota Kediri itu berakhir dengan skor imbang 1-1. 

Head Coach Inter Kediri Budiardjo Thalib mengaku masih bersyukur bisa mendapatkan satu poin. Bukannya pasrah.

Baca Juga: Liga 4 Nasional: Inter Kediri Ditantang Pesik Kuningan, Tiga Poin Wajib Diraih

Tetapi pelatih yang akrab disapa Budijo itu mengatakan laga berjalan sangat sulit. Sebabnya, Laskar Panji harus bermain dengan sepuluh pemain saja semenjak babak pertama.

“Kita bisa melihat, menyaksikan, di menit awal ya, terlalu cepat kami mendapatkan kartu merah yang sebenarnya tidak perlu terjadi,” kata Budijo usai pertandingan kemarin.

Menurutnya, wasit di pertandingan tidak menjalankan tugasnya dengan adil. Bahkan Budijo menyebut sang wasit berpihak kepada sang lawan. Sebabnya, ada beberapa keputusan wasit yang terkesan mempersulit anak asuhnya. 

“Mereka mempersulit kami dengan berbagai macam cara agar supaya Kuningan bisa memenangkan pertandingan,” sesalnya terhadap kepemimpinan wasit.

Baca Juga: Inter Kediri Ditahan Imbang Persikasi di Laga Perdana Liga 4, Mental Jadi Penyebabnya

Walau begitu, Laskar Panji tak menyerah. Meski bermain dengan 10 pemain sejak menit 34’, Inter Kediri meladeni permainan dari Pesik Kuningan.

Buah kegigihan Laskar Panji, mereka bisa unggul 1-0 di babak pertama. Berkat gol dari Ahmad Dedi di menit 41’.

Keunggulan di babak pertama ini sebenarnya menjadi modal bagus bagi skuad Inter Kediri. Sayang, skor 1-0 hanya bersifat sementara.

Pada babak kedua, Pesik Kuningan berhasil menyamakan kedudukan. Mereka mendapatkan hadiah tendangan penalti.

Peluang emas ini dimanfaatkan dengan baik oleh Ahmad Irvan Zakaria. Skor menjadi 1-1 di menit 60’.

Selebihnya, Pesik Kuningan mampu bermain dominan. Sementara, Inter Kediri memanfaatkan momen serangan balik untuk meraih kemenangan.

Hanya saja, skor akhir tidak mengalami perubahan. Hingga wasit meniup peluit panjang, pertandingan tetap berakhir imbang 1-1.

Baca Juga: Skuad Inter Kediri Matangkan Mental Jelang Laga Perdana Liga 4 Putaran Nasional

“Satu hal yang terpenting. Seluruh pemain saya, saya anggap semua adalah pahlawan. Kami kalah jumlah, dengan sepuluh orang, mereka (pemain Inter Kediri, red) bisa mereka bermain lepas dari tekanan,” tekannya.

Terpisah, Head Coach Pesik Kuningan Boy Jati Asmara mengatakan kecewa atas hasil kemarin. Menurutnya, anak asuhnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan. Mengingat hanya melawan sepuluh pemain. 

“Kami sudah usaha maksimal, ada beberapa peluang yang tercipta namun gagal dikonversi menjadi gol,” ucapnya.

Baca Juga: Liga 4 Nasional: Inter Kediri vs Persikasi Bekasi, Laskar Panji Incar Tiga Poin Perdana

Dengan hasil imbang tersebut, Inter Kediri menempati peringkat kedua di grup J. Sementara, pemuncak klasemen diduduki oleh Batavia FC yang berhasil mengoleksi enam poin.

Menariknya, Inter Kediri akan bertemu dengan Batavia FC di pertandingan terakhir di grup J. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada pukul 13.00 WIB.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kuningan #inter kediri #liga 4