JP Radar Kediri — Mantan penyerang Timnas Prancis, Christophe Dugarry, melontarkan kritik tajam terhadap Cristiano Ronaldo. Juara Piala Dunia 1998 tersebut gerah dengan drama berkepanjangan yang menyelimuti bintang Al-Nassr itu bersama Timnas Portugal usai sang kapten meninggalkan pemusatan latihan akibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.
Kecewa dengan Sikap Kurang Hormat Ronaldo
Berbicara di acara radio Prancis, Rothen s'enflamme, Dugarry tidak menahan kekecewaannya. Ia menilai sikap Ronaldo menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap rekan senegara maupun negaranya sendiri. Mantan penyerang AC Milan dan Barcelona itu menyebut perilaku Ronaldo belakangan ini sangat berbeda dari citra profesional yang selama ini dibangunnya selama dua dekade.
Sebut Ego Ronaldo Sedang Menghancurkan Dirinya Sendiri
Dugarry menilai sosok Ronaldo yang dulu dikenal sebagai pemain tim yang sehat dan murah hati kini seolah berubah drastis. Ia bahkan menyebut ego sang bintang tengah menggerogoti dirinya sendiri belakangan ini, dan mempertanyakan untuk apa lagi publik berharap Ronaldo kembali ke skuad apabila situasinya sudah terlanjur berantakan seperti sekarang.
Dinilai Sulit Terima Peran Sebagai Pemain Cadangan
Menurut Dugarry, pemain sekaliber Ronaldo seharusnya memiliki kesadaran diri untuk mengenali kapan performanya mulai menurun, apalagi Portugal justru terlihat lebih padu dan efektif tanpa kehadirannya dalam beberapa jeda internasional terakhir. Ia menyayangkan bagaimana sosok legendaris tersebut membiarkan perselisihan soal menit bermain mengganggu komitmennya terhadap tim, sembari mempertanyakan pesan seperti apa yang disampaikan kepada generasi muda Portugal lewat sikap tersebut.
Kronologi Kepergian Ronaldo dari Pemusatan Latihan
Situasi memburuk setelah Jesus mengumumkan kepada media bahwa Ronaldo tidak akan menjadi starter pada laga Nations League melawan Denmark. Tak lama berselang, sang kapten mengambil langkah mengejutkan dengan meninggalkan pemusatan latihan usai melakukan pembicaraan pribadi dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, Pedro Proenca. Kepergian tersebut memicu laporan adanya keretakan besar, dengan Ronaldo dikabarkan merasa penanganan terhadap perannya di tim disampaikan secara tidak pantas. Jesus sendiri telah berusaha membuka jalan damai dengan menegaskan pintu tetap terbuka bagi Ronaldo untuk kembali, meski kerusakan dalam hubungan kerja keduanya dinilai sudah cukup dalam.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Respons Soal Duel dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Jawabannya Jadi Sorotan
Portugal Tetap Tampil Gemilang di Lapangan
Terlepas dari drama yang menyita perhatian publik, performa Portugal di lapangan justru menunjukkan cerita berbeda. Sejak kepergian mendadak Ronaldo, tim asuhan Jorge Jesus berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dan memastikan tempat di perempat final UEFA Nations League. Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan sejumlah pihak bahwa Portugal siap memasuki era baru yang ditopang talenta-talenta muda seperti Goncalo Ramos dan Bruno Fernandes, yang tampil semakin menonjol tanpa kehadiran sang kapten veteran.
Editor : Shinta Nurma Ababil