Belum Sesuai Ekspektasi, Ini 6 Pemain Paling Mengecewakan di Premier League 2026-27 Sejauh Ini

Zebita Rizqi Priyangga • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 13:46 WIB
Pemain Liverpool, Florian Wirtz, beraksi dalam pertandingan Premier League melawan Nottingham Forest di Anfield, Sabtu (29/8/2026). (c) AP Photo/Jon Super
Pemain Liverpool, Florian Wirtz, beraksi dalam pertandingan Premier League melawan Nottingham Forest di Anfield, Sabtu (29/8/2026). (c) AP Photo/Jon Super

JP Radar Kediri — Baru lima pertandingan bergulir di Premier League 2026-2027, namun sejumlah pemain dengan ekspektasi tinggi belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Momentum jeda internasional pun menjadi waktu yang tepat untuk menyoroti nama-nama yang tampil di bawah harapan sejak awal musim ini.

Baca Juga: Arsenal dan Man City Kokoh di Puncak, Leeds Melesat ke Tiga Besar Usai Pekan Keempat Premier League

Florian Wirtz Belum Tunjukkan Kelasnya di Liverpool

Florian Wirtz menjadi salah satu pemain paling dinantikan usai Liverpool merogoh kocek hingga 117,5 juta Euro atau sekitar Rp2,32 triliun untuk memboyongnya dari Bayer Leverkusen. Namun setelah musim lalu mengemas 17 kontribusi gol, gelandang asal Jerman tersebut baru mencatatkan satu assist di awal musim ini. Penampilannya bahkan sempat mendapat kritik tajam dari mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, usai laga melawan Bournemouth.

Bryan Mbeumo Kesulitan Beradaptasi di Posisi Sayap

Bryan Mbeumo yang musim lalu menjadi motor kebangkitan Manchester United kini tampil kurang maksimal usai lebih sering dimainkan melebar akibat absennya Amad Diallo. Catatan 0,6 dribel per 90 menit menunjukkan penyerang asal Kamerun tersebut belum optimal dalam duel satu lawan satu, sehingga memunculkan wacana Michael Carrick perlu mempertimbangkan kembali posisi idealnya di lapangan.

Baca Juga: Aston Villa Tekuk Manchester United, Brace Morgan Rogers Geser Chelsea di Premier League

Viktor Gyokeres Belum Dapat Kepercayaan Penuh Arteta

Setelah mencetak 14 gol Premier League pada musim debutnya bersama Arsenal, Viktor Gyokeres justru mengalami awal musim yang jauh lebih sulit. Penyerang asal Swedia tersebut baru mendapat 29 menit bermain dan belum mencetak satu gol pun, seiring belum penuhnya kepercayaan Mikel Arteta terhadap dirinya. Situasi ini membuat masa depannya di Arsenal mulai dipertanyakan sejumlah pihak.

Sandro Tonali Belum Sepadan dengan Banderol Mahal

Kepindahan Sandro Tonali ke Tottenham senilai 100 juta paun atau sekitar Rp2,28 triliun dari Newcastle otomatis membebankan ekspektasi sangat tinggi kepada gelandang asal Italia tersebut. Meski memiliki kemampuan membawa bola dan membantu transisi bertahan, Tonali membutuhkan partner yang tepat agar kualitasnya lebih terlihat. Kondisi Tottenham yang terpuruk di dasar klasemen tanpa gol hingga pekan kelima turut membuat kontribusinya belum terasa signifikan.

Baca Juga: Dikalahkan Brighton, Manchester City Terlempar ke Peringkat 12 Liga Premier Inggris

Emiliano Martinez Belum Jadi Pembeda di Chelsea

Chelsea mendatangkan Emiliano Martinez untuk memperkuat posisi penjaga gawang di awal era Xabi Alonso, menggantikan Robert Sanchez. Namun kiper asal Argentina tersebut sudah kebobolan 10 gol dalam empat pertandingan Premier League, meski rapuhnya struktur pertahanan Chelsea turut memengaruhi catatan tersebut. Secara statistik penyelamatan, Martinez sebenarnya mencatatkan rata-rata 4,5 penyelamatan per 90 menit, namun dampaknya belum sebesar yang diharapkan.

Dominic Solanke Masih Berjuang Cari Bentuk Terbaik

Dominic Solanke menjadi salah satu tumpuan Tottenham di lini depan menyusul absennya Richarlison dari skuad Premier League. Bersama Omar Marmoush, ia diharapkan menjadi sumber gol utama tim asuhan Roberto De Zerbi. Sayangnya, penampilannya sejauh ini masih jauh dari harapan, ditambah kondisi fisiknya yang turut terganggu cedera pergelangan kaki sejak awal musim.

Baca Juga: Liverpool Siap Kucurkan Dana Fantastis untuk Pertahankan Gelar Premier League Musim Depan

Jeda Internasional Jadi Momentum Perbaikan

Meski keenam nama di atas belum tampil sesuai ekspektasi, kondisi ini tentu belum menjadi gambaran akhir musim mengingat kompetisi masih menyisakan perjalanan panjang. Jeda internasional kali ini diharapkan menjadi momentum penting bagi masing-masing pemain untuk memulihkan kepercayaan diri sekaligus kondisi fisik, sebelum kembali menunjukkan performa terbaik begitu Premier League bergulir lagi pada Oktober mendatang.

Baca Juga: Arsenal vs PSG: Gelandang Persik Kediri Jon Toral Dukung The Gunners Menangi Liga Champions

Editor : Shinta Nurma Ababil
Premier League 2026/27 Pemain Eropa Tidak sesuai Ekspektasi arsenal liverpool