Start Terburuk dalam Bertahun-tahun, Kursi Michael Carrick di Manchester United Kian Memanas

Zebita Rizqi Priyangga • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 13:59 WIB
Mantan pemain sekaligus manajer Michael Carrick saat berada di pinggir lapangan Stadion Old Trafford, Manchester, mengenakan blazer/setelan resmi dengan coat of arms / emblem Manchester United. (sumber: @Manchester United)
Mantan pemain sekaligus manajer Michael Carrick saat berada di pinggir lapangan Stadion Old Trafford, Manchester, mengenakan blazer/setelan resmi dengan coat of arms / emblem Manchester United. (sumber: @Manchester United)

JP Radar Kediri – Tekanan terhadap pelatih Manchester United, Michael Carrick, semakin meningkat usai timnya mencatatkan salah satu start terburuk dalam sejarah klub di ajang Premier League musim ini. Meski manajemen klub dilaporkan masih memberikan kepercayaan, sejumlah nama besar sudah mulai dikait-kaitkan sebagai calon pengganti apabila performa Setan Merah tak kunjung membaik.

Baca Juga: Ulangi Sejarah Kelam 50 Tahun Silam, Manchester United Tersingkir Memalukan dari Brighton di Carabao

Rekor Buruk yang Menyamai Musim Terburuk Sejak 2014-2015

Manchester United baru mengoleksi lima poin dari lima pertandingan awal Premier League musim ini, usai hanya bermain imbang 1-1 melawan Fulham di Craven Cottage pada akhir pekan lalu. Catatan tersebut menyamai rekor buruk Manchester United pada awal musim 2014-2015 silam, era di mana performa klub juga sempat terpuruk di bawah standar yang diharapkan. Situasi semakin parah setelah Setan Merah juga tersingkir dari Piala Liga Inggris usai kalah 2-3 dari Brighton & Hove Albion, meski sempat unggul dua gol hanya dalam 10 menit pertama pertandingan tersebut.

Carrick Anggap Bicara Pemecatan Masih Terlalu Dini

Menanggapi tekanan yang terus meningkat, Michael Carrick sendiri menilai pembicaraan soal kemungkinan pemecatan dirinya masih terlalu prematur. Ia menegaskan timnya baru menjalani sebagian kecil dari keseluruhan musim, sehingga terlalu dini untuk menyimpulkan arah performa Manchester United hanya dari beberapa pertandingan awal saja.

Perlu diketahui, Carrick baru ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester United menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pekan lalu. Ia bahkan sempat mendapat kepercayaan lewat kontrak baru hingga 2028 usai sukses membawa klub finis di posisi ketiga musim lalu, sehingga pemecatan dalam waktu dekat dinilai bukan keputusan yang mudah bagi manajemen.

Baca Juga: Benjamin Sesko Jadi Penyelamat, Manchester United Curi Poin di Markas West Ham

Sejumlah Nama Besar Mulai Disebut sebagai Kandidat Pengganti

Meski belum ada keputusan resmi, sejumlah nama pelatih top Eropa mulai dikaitkan dengan kursi panas Old Trafford. Mantan manajer Newcastle United, Eddie Howe, disebut sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan, mengingat rekam jejaknya membawa Newcastle rutin bersaing di zona Eropa. Howe sendiri belum melatih klub mana pun sejak meninggalkan Newcastle pada musim panas 2026.

Selain Howe, nama Antonio Conte dan Julian Nagelsmann turut disebut-sebut sebagai kandidat kelas dunia yang berpotensi mengisi kursi kepelatihan apabila Manchester United benar-benar mengambil keputusan untuk berpisah dengan Carrick.

Masalah Transfer Musim Panas Turut Jadi Sorotan

Pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa pemilik Manchester United sejatinya masih percaya penuh terhadap Carrick, sembari memahami bahwa sejumlah masalah dari jendela transfer musim panas lalu belum sepenuhnya terselesaikan sesuai rencana, terutama terkait posisi bek kiri yang masih menjadi kelemahan skuad. Meski demikian, hasil-hasil pertandingan dalam waktu dekat dinilai akan sangat menentukan nasib Carrick ke depannya.

Baca Juga: Analisa Taktik Michael Carrick, Ini Rahasia Manchester United Kalahkan Man City

Legenda Arsenal Ikut Beri Prediksi

Legenda Arsenal, Perry Groves, bahkan turut memberikan prediksinya terkait nasib Carrick. Ia menilai pelatih asal Inggris tersebut kemungkinan besar tidak akan bertahan hingga pertengahan musim apabila performa Manchester United tak segera menunjukkan perbaikan signifikan dalam beberapa pekan ke depan.

Laga-laga Penentu di Depan Mata

Dengan tekanan yang terus membesar, laga-laga mendatang akan menjadi ujian krusial bagi masa depan Michael Carrick di Manchester United. Publik dan manajemen klub kini menanti apakah Carrick mampu segera membalikkan keadaan, atau justru harus menyusul jejak Ruben Amorim yang lebih dulu dipecat di awal musim ini.

Baca Juga: Debut Manis Michael Carrick, Manchester United Bungkam Man City Berkat Gol Mbeumo dan Dorgu

Editor : Shinta Nurma Ababil
Premier League 2026-2027 manchester united michael carrick liga inggris