KOTA, JP Radar Kediri – Untuk pertamakalinya, Inter Kediri akan menjalani laga Piala Soeratin U17 Jawa Timur di luar Kota Tahu. Sesuai jadwal dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur, tim akan melakoni laga 16 besarnya di Stadion Surajaya, Lamongan.
Nantinya, anak asuh dari Rudi Haryono tersebut akan berhadapan dengan Persibo Bojonegoro pada Kamis (3/9). Tentu ini menjadi hal baru bagi Inter Kediri. Pun sebuah tantangan.
Sebab, setiap venue memiliki kondisi yang berbeda. Mulai dari kondisi lapangan hingga cuaca. Lalu, tekanan yang dirasakan juga tak sama seperti bermain di home.
Namun demikian, Pelatih Kepala Inter Kediri U17 Rudi Haryono tampak tenang menghadapi situasi tersebut. Baginya, persiapan yang terbaik saat ini adalah dengan menyiapkan fisik para pemain agar bisa prima saat pertandingan besok.
“Menyiapkan kondisi fisik dan mental sebaik-baiknya. Karena kami akan bermain jam 13.00 WIB di cuaca Lamongan yang panas,” tegas pelatih yang biasa dipanggil Rudi itu.
Sebelumnya, pelatih yang pernah menakhodai Persedikab Kediri U17 itu mengatakan bahwa pihaknya akan menganalisa permainan lawan melalui rekaman pertandingan sebelum-sebelumnya. Yakni saat di babak penyisihan grup dan 32 besar.
Melalui rekaman tersebut, pelatih akan melihat apa-apa saja yang menjadi kelebihan dan kelemahan lawan. Setelahnya, game plan akan disiapkan untuk menaklukkan lawan. Yakni Persibo Bojonegoro.
“Kami optimistis,” ujar Rudi.
Serupa namun tak sama, Persedikab Kediri U17 juga gagal menjadi tuan rumah pada babak 16 besar ini. Bedanya, situasi ini bukan menjadi yang pertama bagi tim berjuluk Bledug Kelud itu.
Sebelumnya, anak asuh dari Sodikin itu juga harus menjalani laga di kandang lawan. Baik saat di babak penyisihan maupun 32 besar. Pada babak penyisihan, Persedikab Kediri U17 harus melakoni laga di Stadion Gelora Penataran Blitar.
Sementara, pada babak 32 besar, tim bermain di Stadion Untung Suropati, Pasuruan. Nah, pada babak 16 ini, tim akan kembali melakoni laga di stadion tersebut. (em/tar)