JP Radar Kediri - Inter Kediri segera melakoni babak 32 besar Piala Soeratin U17 Jawa Timur. Laga dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus besok. Praktis, tim harus kembali bersiap.
Pelatih Kepala Inter Kediri U17 Rudi Haryono mengatakan, salah satu persiapan penting yang dilakukan adalah dengan menggelar laga uji coba. Pada Kamis (27/8), anak asuhnya melakukan latih tanding bersama tim sepak bola pekan olahraga provinsi (porprov) Kota Kediri.
“Untuk menjaga ritme permainan tim,” ujar pelatih yang biasa dipanggil Rudi tersebut.
Dia menyebut, tim inti Inter Kediri U17 perlu mengasah lagi kemampuannya dalam mengeksekusi game plan dari pelatih. Pasalnya, pada laga terakhir di babak penyisihan grup, para pemain tidak diturunkan.
Selain karena ingin menjaga kondisi fisik pemain inti, pelatih juga ingin memberi jam terbang pada pemain lapis kedua.
Baca Juga: Inter Kediri Optimis Raih Kemenangan di Laga Perdana Piala Soeratin
“Kemarin (laga terakhir, Red) semua pemain inti kan istirahat,” katanya. Lebih lanjut, Rudi mengaku telah melakukan analisa terhadap tim lawan di babak 32 besar nanti.
Adalah PSID Jombang. Apa-apa yang yang menjadi kelebihan dan kelemahan lawan, pelatih telah mencatatnya. “Kami mempelajari tim lawan melalui siaran di Youtube,” lanjut Rudi.
Sementara itu, dia juga menyoroti kelemahan anak asuhnya di babak penyisihan grup kemarin. Yakni berkaitan rasa terlalu percaya diri yang bisa berdampak pada hasil pertandingan. Itu berkaca dari kemenangan atas AC Majapahit di laga perdananya. Setelah melibas dengan skor 9-0, Inter Kediri U17 mampu ditahan imbang 2-2 oleh Nganjuk Ladang FC.
“Anak-anak over confidence, yang akhirnya semuanya merasa bisa, bermain individual, dan game plan tidak jalan,” akunya.
Menurutnya, rasa percaya diri berlebih itulah yang akan menjadi perhatian utama. Dia akan menekankan kepada pemain agar tetap fokus game plan yang disiapkan. Tidak bermain secara individu, melainkan secara tim.
“Kami optimis di babak 32 besar ini,” tandas Rudi. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita