KOTA, JP Radar Kediri – Agenda Piala Soeratin U17 Jawa Timur belum ada kejelasan hingga saat ini. Sejak adanya penundaan yang disampaikan pada Jumat (7/8), jadwal terbaru sampai saat ini masih tanda tanya. Hanya saja, kemungkinan besar masih berlangsung di bulan ini.
“Informasinya dari asprov (asosiasi provinsi) tanggal 19 September,” ungkap Ketua Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Kediri Tomi Ari Wibowo.
Dia mengaku sangat kecewa dengan penundaan jadwal tersebut. Pasalnya, pemberitahuan tersebut tergolong mendadak. Hanya H-2 dari pelaksanaan Piala Soeratin U17. Yang mana, Inter Kediri U17 dalam hal ini merupakan tuan rumah.
“Sangat merugikan ya ini, karena kami sebagai tuan rumah juga sudah melakukan persiapan,” keluhnya.
Karena itupula, dia tidak bisa memastikan apakah pihaknya masih bisa menggunakan Stadion Brawijaya sebagai venue pertandingan.
Pasalnya, stadion kebanggaan warga Kota Kediri tersebut juga akan dipersiapkan Persik Kediri untuk Super League 2026/2027.
“Ya mungkin nanti di Lapangan Ngronggo, tapi juga belum tahu nanti, bisa jadi kami bukan tuan rumah nanti,” beber Tomi saat menjelaskan beberapa kemungkinan yang terjadi nanti.
Mengenai persoalan ini, pria berkacamata itu sangat menyayangkan beberapa keputusan dari Asprov PSSI Jatim yang mendadak. Kedepan, dia berharap situasi serupa tak terjadi lagi.
“Harapannya ya tidak terulang lagi,” ujarnya.
Sementara itu, tim Inter Kediri saat ini tetap melakukan persiapan. Meski belum ada kepastian jadwal, para pemain tetap disiapkan semaksimal mungkin untuk menjalani kompetisi tahunan ini.
“Tim saat ini ya tetap latihan,” tandas Tomi.
Seperti diketahui, agenda Piala Soeratin U17 sejatinya mulai bergulir serentak pada 10 Agustus. Dari Kediri, total ada enam tim yang akan ikut serta. Selain Inter Kediri, ada Persedikab Kediri, Triple’s Kediri, Persik Kediri, Kediri United, dan FC Pare.
Menariknya, keenam tim dari Kediri tersebut tersebar dalam grup yang berbeda. Sementara, satu-satunya tim dari yang mengajukan diri sebagai tuan rumah adalah Inter Kediri. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita