Turnamen Andalas Bupati Cup 2026 Ricuh, Kiper Perseka Herlian Laksono Diduga Serang Wasit

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 14:49 WIB
Turnamen Andalas Bupati Cup 2026 berujung ricuh
Turnamen Andalas Bupati Cup 2026 berujung ricuh

JP Radar Kediri – Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan Turnamen Andalas Bupati Cup 2026 yang mempertemukan Carrot FC kontra Perseka. 

Namun, duel sarat gengsi di Lapangan Desa Kayuares, Banjarnegara, Minggu (9/8), harus ternoda oleh insiden kericuhan yang melibatkan penjaga gawang Perseka, Herlian Laksono, dengan sang pengadil lapangan.

Laga berintensitas tinggi itu sejatinya menyuguhkan permainan menarik sebelum akhirnya ditutup dengan skor imbang 1-1. Kendati demikian, sorotan publik sepak bola kini justru tertuju pada insiden panas jelang bubaran.

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial salah satunya diunggah akun Instagram @batur_terkini ketegangan bermula ketika Herlian melayangkan protes keras kepada wasit usai diganjar kartu kuning. 

Baca Juga: Ternyata Wigi Pratama Hanya Semusim di Super League karena Kembali ke Klub Ini

Eks penjaga gawang klub profesional Liga 2 itu mendatangi wasit karena kecewa dengan kepemimpinannya di atas lapangan.

Herlian menilai sang pengadil kurang jeli memantau sejumlah insiden krusial, termasuk saat pemain lawan diduga melakukan pelanggaran keras yang diabaikan.

Protes yang dilandasi kekecewaan itu lambat laun memanas dan berujung pada tindakan di luar batas sportivitas. Dalam tayangan video yang viral, Herlian tampak mendekati wasit secara agresif hingga terjadi kontak fisik, di mana tangannya mengenai bagian wajah sang pengadil.

Melihat situasi nyaris tak terkendali, rekan-rekan setim bersama panitia pertandingan bergerak cepat melerai. Kendati sudah dilerai, pemain berpengalaman itu masih berusaha mendekati wasit, memaksa sejumlah orang bekerja ekstra keras menahannya agar kericuhan tidak meluas.

Disayangkan, Mengingat Status Pemain Berpengalaman

Insiden ini sontak memicu keprihatinan luas dari pecinta sepak bola. Bagaimanapun, melayangkan keberatan atas keputusan wasit adalah hak setiap pemain, namun hal itu seharusnya disalurkan melalui jalur yang sportif tanpa berujung pada kekerasan fisik.

Terlebih, Herlian Laksono bukan nama sembarangan di kancah sepak bola nasional, khususnya Jawa Tengah. Kiper kelahiran Kendal ini memiliki rekam jejak panjang malang melintang di kompetisi profesional Indonesia, mulai dari memperkuat Persik Kendal, PSMS Medan, Persiraja Banda Aceh, hingga Cilegon United.

Musim lalu, ia juga masih aktif mengawal mistar gawang Persik Kendal di ajang Liga 4 Jawa Tengah. Pengalaman matang di level nasional inilah yang membuat insiden di Banjarnegara terasa sangat disayangkan.

Baca Juga: Kebut Pemasangan Single Seat Stadion Brawijaya, Hanya untuk Tribun VIP dan Utama

Menanti Keputusan Komdis PSSI

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun kepastian mengenai sanksi yang akan dijatuhkan kepada Herlian maupun manajemen Perseka. Komite Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jawa Tengah terpantau masih meninjau insiden kontak fisik tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi seluruh insan sepak bola bahwa tingginya tensi di lapangan hijau tidak boleh melunturkan kontrol diri. Dinamika keputusan wasit adalah bagian tak terpisahkan dari permainan yang mesti disikapi dengan kepala dingin demi menjaga marwah sportivitas olahraga.

 

 Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
turnamen andalas bupati cup 2026 bupati cup 2026 perseka andalas bupati cup 2026 sepak bola ricuh