JP Radar Kediri — Nama Mitchell Baker mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air. Penyerang muda berusia 19 tahun ini tampil gemilang lewat torehan hat-trick pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 saat Timnas Indonesia menundukkan Kamboja dengan skor telak 5-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Namun, di balik ledakan performa pemain berpostur 193 sentimeter tersebut, tersimpan kisah perjuangan yang cukup panjang.
Jauh sebelum mencuri perhatian publik di lapangan hijau, profil atau curriculum vitae (CV) Mitchell Baker ternyata sudah masuk dalam radar Badan Tim Nasional (BTN) sejak beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Debut Manis Mitchell Baker, Hattrick Antar Timnas Indonesia Bungkam Kamboja 5-1
Masuk Pantauan BTN Sejak 2024
Ketua BTN, Sumardji, mengungkapkan bahwa Mitchell Baker bukanlah pemain yang sekadar ditemukan secara kebetulan setelah tampil memukau di Piala AFF. Penyerang berdarah Indonesia-Australia itu sudah masuk dalam daftar pemantauan diaspora yang dikelola oleh BTN.
“Ya sudah masuk dalam daftar pantauan diaspora yang termonitor BTN (saat 2024 menawarkan CV-nya). Prosesnya setelah dianalisis oleh coach John dan para asisten, baru kita proses naturalisasinya,” ujar Sumardji kepada JawaPos.com.
Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi cerita yang sempat viral di platform X (sebelumnya Twitter). Melalui akun pencari bakat diaspora @Idn_abroad, terungkap bahwa Baker sempat berinisiatif menghubungi beberapa pengelola akun sepak bola Indonesia pada tahun 2024 untuk menawarkan diri membela Skuad Garuda.
Dalam pesan pribadinya saat itu, Baker yang masih berusia 17 tahun memperkenalkan diri sebagai pemain berdarah Indonesia-Australia yang berkarier di Amerika Serikat. Ia tidak hanya menawarkan diri, tetapi juga melampirkan keunggulan fisiknya serta klaim produktivitas mencetak lebih dari 70 gol dalam satu musim kompetisi.
Baca Juga: Mitchell Baker Keturunan Mana? Ini Dia Profil dan Garis Keturunannnya
Sentuhan Tangan Dingin John Herdman
Kepercayaan yang diberikan kepada Mitchell Baker berbuah manis di tangan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman. Juru taktik asal Kanada itu memberikan pujian tinggi atas ketenangan dan ketajaman yang ditunjukkan sang penyerang debutan di hadapan puluhan ribu pendukung Garuda.
"Mitch memenuhi ekspektasi malam ini dengan mencetak hat-trick di laga debutnya sebagai pemain berusia 19 tahun di depan sekitar 20 ribuan orang," puji Herdman selepas pertandingan.
Kendati demikian, Herdman juga menekankan bahwa penampilan gemilang Baker tidak terlepas dari kerja keras kolektif seluruh tim. Pelatih berusia 51 tahun tersebut memuji intensitas pressing dari lini tengah serta aliran umpan matang berkelas tinggi dari gelandang pengatur tempo, Thom Haye.
Harapan Baru di Lini Depan Garuda
Kehadiran Mitchell Baker memberikan warna baru dan opsi strategis bagi lini serang Timnas Indonesia. Dengan kombinasi postur menjulang, kemampuan duel udara, serta kepiawaian memanfaatkan kedua kaki sama baiknya, ia menghadirkan profil penyerang modern yang sangat dibutuhkan tim dalam mengarungi ketatnya persaingan tingkat regional maupun internasional.
Kemenangan 5-1 atas Kamboja menjadi modal berharga bagi Garuda untuk mengamankan tiga poin pertama di Grup A Piala AFF 2026. Publik kini tentu menantikan konsistensi penampilan penyerang muda berbakat ini pada laga-laga selanjutnya demi membawa Timnas Indonesia meraih prestasi tertinggi.
Editor : Shinta Nurma Ababil