Persija Klarifikasi soal Sanksi Shin Tae-yong, Ternyata Hanya 1 Tahun?

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 12:16 WIB
Shin Tae-yong
Shin Tae-yong

JP Radar Kediri – Kabar mengejutkan sempat mengguncang pencinta sepak bola nasional terkait rumor sanksi berat yang mendera pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY). 

Pelatih asal Korea Selatan itu sebelumnya dikabarkan mendapat hukuman larangan aktif di dunia sepak bola selama satu dekade penuh oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).

Menanggapi isu panas tersebut, manajemen Macan Kemayoran bergerak cepat. Lewat investigasi dan komunikasi langsung dengan KFA, Persija memastikan bahwa informasi tersebut tidak akurat.

Berdasarkan data resmi klub, sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada mantan juru taktik Timnas Indonesia itu hanya berdurasi satu tahun, bukan 10 tahun seperti rumor yang beredar luas di media sosial.

"Persija telah mengambil langkah dengan melakukan verifikasi langsung kepada pihak KFA. Persija memastikan setiap informasi yang beredar diklarifikasi secara akurat demi menjaga profesionalisme klub dan kondusivitas seluruh elemen tim," tulis manajemen Persija Jakarta dalam rilis resminya.

 Baca Juga: Shin Tae-yong Buka Suara Soal Hukuman 10 Tahun dari KFA, Tegaskan Fokus Lakukan Ini!

Posisi Shin Tae-yong di Persija Aman

Manajemen Macan Kemayoran juga menegaskan bahwa sanksi disiplin tersebut merupakan ranah internal KFA yang memiliki yurisdiksi terbatas di dalam negeri Korea Selatan saja. 

Artinya, sanksi tersebut sama sekali tidak memengaruhi aktivitas rofessional Shin Tae-yong di luar negeri, termasuk kiprahnya bersama Persija Jakarta di Liga Indonesia.

“Sanksi disiplin tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan, sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk di Persija,” tegas manajemen klub ibu kota.

Dengan klarifikasi ini, Persija memastikan tetap menghormati keputusan KFA, sekaligus memberikan dukungan penuh dan kepercayaan kepada STY untuk meracik skuad terbaik. Kontrak jangka panjang berdurasi tiga tahun hingga 2029 mendatang dipastikan tetap berjalan tanpa gangguan.

Fokus Penuh Hadapi Piala Presiden 2026

Ditemui awak media di Surabaya, Shin Tae-yong akhirnya buka suara terkait polemik yang menyeret namanya. 

Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan bahwa dirinya memilih untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana demi melindungi pihak-pihak yang pernah bekerja sama dengannya saat menangani Ulsan Hyundai.

Baca Juga: Viral Kabar Shin Tae-yong Kena Sanksi Hukuman 10 Tahun dari Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan, Fakta atau Hoaks?

“Saya tegaskan lagi bahwa [hukuman] itu bukan 10 tahun,” ujar STY kepada awak media.

Ia mengakui menyimpan banyak keberatan dan menilai ada ketidakadilan dalam proses keputusan tersebut. Kendati demikian, pelatih berjuluk coach STY ini memilih berlapang dada menerimanya seorang diri.

“Saya sebenarnya ingin jujur, ingin mengatakan semuanya. Namun saya tak akan melakukannya. Ada hal-hal yang tidak adil menurut saya. Sebagai mantan pelatih Ulsan HD, saya akan menerima semuanya,” ungkapnya.

Meski diterpa badai isu dari negeri ginseng, STY memastikan konsentrasinya tidak sedikit pun goyah. Seluruh perhatiannya kini dicurahkan untuk mempersiapkan Macan Kemayoran menghadapi turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

“Saya datang ke Jakarta untuk Persija. Jadi saya akan fokus ke tim ini,” pungkasnya tegas.

Editor : Shinta Nurma Ababil
pelatih persija jakarta shin tae-yong Shin Tae-yong (STY) persija sanksi FIFA Israel