JP Radar Kediri – PSS Sleman mulai menunjukkan perkembangan positif memasuki pekan kedua latihan pramusim, sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Pelatih kepala Pieter Huistra menilai kondisi para pemainnya kini semakin membaik dan siap menjalani program latihan dengan intensitas yang lebih tinggi.
Baca Juga: Persik Kediri Pertahankan Trio Pemain Lokal, Manajemen Mulai Umumkan Skuad Macan Putih
Sesi latihan yang digelar di Lapangan Pakembinangun, Rabu (22/7/2026) sore WIB, menjadi momentum bagi tim pelatih untuk mengevaluasi perkembangan skuad. Huistra mengungkapkan, para pemain datang ke sesi pramusim dengan kondisi fisik yang cukup terjaga, berkat konsistensi mereka menjalankan program latihan secara mandiri selama masa libur kompetisi.
Pelatih asal belanda tersebut menilai sikap para pemainnya itu sebagai cerminan profesionalisme yang memang wajib dimiliki setiap pesepak bola. Dengan modal kondisi fisik yang sudah relatif baik sejak awal, tim pelatih pun dapat lebih cepat meningkatkan kualitas latihan tanpa perlu memulai dari tahap dasar.
"Perkembangan tersebut merupakan hal yang wajar karena para pemain tetap menjaga kondisi fisik secara mandiri selama masa jeda kompetisi. Itulah yang seharusnya dilakukan oleh pemain profesional," ujar Huistra.
Baca Juga: Nazar Terpenuhi, Cucurella Siap Tato Wajah Pelatih dan Umumkan Pensiun dari Timnas Spanyol
Huistra menambahkan, kesiapan fisik para pemain membuat seluruh program latihan berjalan jauh lebih efektif. Ia juga menyoroti semangat dan keseriusan para pemain sepanjang sesi latihan yang menciptakan atmosfer positif di dalam tubuh tim.
Menurutnya, modal tersebut sangat penting untuk mempercepat proses pembentukan tim secara keseluruhan. Selain terus mendorong peningkatan kebugaran, PSS Sleman kini juga mulai mengasah aspek taktikal sebagai bekal menghadapi persaingan ketat di kompetisi musim depan.
Memasuki pekan kedua pramusim, materi latihan yang diberikan tim pelatih pun mengalami peningkatan. Porsi latihan kini lebih menitikberatkan pada pemahaman taktik, organisasi permainan, hingga skema-skema yang akan diterapkan sepanjang musim mendatang.
Huistra menegaskan, para pemain harus memiliki kondisi fisik yang prima agar mampu menjalankan seluruh instruksi taktikal secara maksimal, mengingat kebugaran menjadi salah satu fondasi utama untuk mendukung penerapan strategis di lapangan.
Huistra menilai kompetisi Super League 2026/2027 akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat dibanding musim-musim sebelumnya. Karena itu, ia menekankan pentingnya PSS Sleman mempersiapkan diri sejak dini agar mampu bersaing secara konsisten sepanjang musim.
Baca Juga: Piala Presisden 2026 Dimulai Akhir Pekan Ini, Berikut Jadwal Pertandingannya
Oleh: Zebita Rizqi Priyangga
Univ: Universitas Negeri Yogyakarta
Editor : Shinta Nurma AbabilSumber : Jawa Pos